IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

BKN akan awasi langsung tes CPNSD 2009 di Lampung

IndonesiaBicara-Bandar Lampung, (24/11/09). Badan Kepegawaian Nasional (BKN) akan turun langsung mengawasi pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) 2009 di Lampung, yang rencananya digelar 29 November mendatang.

“Kami sudah melayangkan surat permohonan agar BKN juga ikut mengawasi pelaksanaan CPNSD di Lampung. Suratnya sudah dibalas, dan mereka akan menurunkan tim pengawas juga. Tapi kami belum tahu, berapa jumlahnya,” ujar Tamrin Bachtiar, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung, Selasa (24/11).

Ia mengatakan, hal itu dilakukan agar pelaksanaan tes CPNSD Lampung tahun ini berjalan dengan transparan dan tidak ada kecurangan yang dilakukan ketika tes berlangsung. Selain menambah pengawas dari BKN, tambahnya, BKD juga akan menyeimbangkan antara jumlah peserta dengan pengawas di dalam ruangan.

Tamrin menjelaskan, ruangan tes CPNSD nantinya akan diperuntukkan hanya untuk 20 orang peserta. Satu ruang tes ini, lanjutnya, akan diawasi oleh dua pengawas dari panitia penyelenggara CPNSD setempat. “Nah, untuk pengawas dari kepolisian dan BKN juga ada, tapi kami belum bisa memastikan jumlahnya per ruangan,” imbuhnya.

Sementara, terkait penetapan lokasi-lokasi yang akan dipakai untuk tes CPNSD, ia mengungkapkan hal itu akan dibahas oleh Kepala BKD se-Lampung pada hari ini, Rabu (25/11). Gambarannya, tandas Tamrin, lokasi seperti gedung-gedung sekolah, gedung serba guna, dan gelanggang olahraga di setiap daerah akan dipakai untuk tes CPNSD.

“Jadi, hari Kamis (26/11) lokasi-lokasi tes CPNSD sudah bisa dilihat oleh para peserta yang mendapatkan nomor tes di koran-koran lokal. Kalau untuk wilayah Bandar Lampung, lokasi yang dipakai itu seperti Poltekes, GSG Unila, perguruan tinggi maupun sekolah-sekolah yang mempunyai kapasitas besar,” paparnya.

Untuk pendistribusi soal dan Lembar Jawaban Komputer (LJK) CPNSD sendiri, Tamrin menuturkan pihaknya akan melakukannya sehari sebelum tes CPNSD digelar, yakni Sabtu (28/11). Pendistribusian ini, sambungnya, akan dilakukan pengawalan ketat oleh pihak kepolisian, panitia setempat, dan tim dari BKN.

“Untuk lebih memastikan lagi tidak adanya praktik jual-beli kursi CPNSD, maka kami akan memusnahkan berkas-berkas lamaran para pelamar yang tidak lulus berkas, setelah tes CPNSD dilakukan. Ini agar tidak ada oknum yang bisa menghubungi mereka untuk menawarkan jasa penerimaan CPNSD tanpa tes,” tutupnya. (goes/rz)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 7 + 11 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.