IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Pendapatan Pajak Penghasilan Karangasem Naik 2,7 M

IndonesiaBicara.com-Amlapura, (08/03/12). Pendapatan pajak penghasilan Kabupaten Karangasem tahun anggaran 2012 naik dari Rp 6,08 milyar pada tahun anggaran 2011 menjadi Rp 8,87 milyar pada tahun anggaran 2012. Kenaikan sebesar Rp 2,78 milyar itu berkontribusi sekitar 1,06 persen dari pendapatan daerah dalam APBD Karangasem yakni Rp 837 milyar pada tahun anggaran 2012.

Hal itu dikatakan Asisten III, I Made Bagiada dalam acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan Kabupaten Karangasem di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Kamis (08/03) kemarin. Bagiada mengatakan pajak merupakan sumber penerimaan Negara maupun Daerah. Sudah sepantasnya pemerintah meningkatkan kinerjanya, agar tercapai efektifitas dan efisiensi pemungutannya.

Pajak penghasilan telah diatur sesuai UU No 33 Tahun 2004 tentang perimbangan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah. Hasil penerimaan pajak ini dibagikan kembali ke daerah sesuai perhitungan menurut perundang-undangan yang berlaku.

Tahun anggaran 2011, Karangasem mendapat pembagian dari pajak penghasilan Rp 6,08 milyar, sedangkan tahun 2012 Rp 8,87 milyar,  sehingga terjadi kenaikan sebesar Rp 2,78 milyar.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Gianyar, Dewa Wayan Wahyuning Raharjo dihadapan peserta Pekan Panutan Penyampaian SPT tahunan di Karangasem seperti unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kabupaten Karangasem, Pejabat, pimpinan BUMN/BUMD dan perwakilan pengusaha serta tokoh masyarakat, mengatakan KPP Pratama Gianyar pada tahun 2011 merealisasikan penerimaan sebesar Rp 328 milyar.

Penerimaan itu dari jumlah wajib pajak orang pribadi yang terdaftar sebanyak 86.426 WP, dengan tingkat kepatuhan sebesar 60,83 persen. Wahyuning Raharjo menambahkan realisasi penerimaan itu menunjukan adanya peningkatan masyarakat Bali dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Tahun 2012, kata Raharjo, Direktorat Jenderal Pajak mempunyai tugas dan fungsi untuk mengamankan penerimaan Negara sebesar Rp 1.032 triliun, yang merupakan lebih dari 75 persen pendapatan Negara yang dianggarkan dalam APBN.

Sedangkan KPP Pratama Gianyar untuk tahun ini mendapatkan tugas penerimaan Negara sebesar Rp 315 milayr (belum termasuk PBB Migas).

Dia berharap seluruh PNS, TNI, dan Polri dapat menjadi tauladan bagi masyarakat lainnya dan berperan aktif dalam menyumbangkan kontribusi kepada Negara yang dimulai dari tertib administrasi SPT tahunannya. Pejabat atau PNS yang tidak mentaati peraturan perundang-undangan perpajakan agar dijatuhi hukuman disiplin, sesuai dengan peraturan perundang-undangan mengenai disiplin PNS.

Dalam ketentuan umum dan tata cara perpajakan, ditetapkan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi paling lambat tiga bulan setelah akhir tahun pajak. Sedangkan untuk Wajib Pajak Badan, paling lambat empat bulan setelah akhir tahun pajak. (*)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 3 + 14 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.