IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

TRUTH Pesimis Dengan Capres-Cawapres Dalam Pilpres 2014

IndonesiaBicara.com-CIPUTAT (20/05/14). Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang maju dalam Pemilu Presiden 2014 dianggap tidak ada yang membawa perubahan bagi bangsa, hal ini dikatakan Wakil Koordinator Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH), Suhendar kepada Indonesia Bicara.com

Menurutnya Indonesia sebagai negara kaya Sumber Daya Alam (SDA) dan sudah seharusnya menjadi negara maju. Namun sebaliknya yang terjadi adalah, jangankan kemajuan yang didapat, sebatas untuk pemerataan kesejahteraan saja Indonesia tidak mampu. Terdapat banyak masyarakat yang tidak berpendidikan, sulit mengakses kesehatan dan hidup dibawah garis kemiskinan.

“Ada banyak persoalan sebagai penyebabnya, namun yang paling mendasar adalah bagaimana mendesign tata kelola penyelenggara negara yang melayani, respon dan tidak korupsi. Sebab penyelenggara negara merupakan aktor utama yang sangat menentukan kemajuan. Bangsa dan negara ini rusak karena prilaku penyelenggara negara kita yang korup dan tidak nasionalis, sebab memanfaatkan otoritas yang ada padanya bukan untuk kepentingan berbangsa dan bernegara, melainkan untuk kepentingan pribadi, keluarga dan golongannya”, jelas Hendar.

Oleh karenannya saat ini, menurut Suhendar, Indonesia membutuhkan sosok capres dan cawapres yang pro pemberantasan korupsi. Capres dan cawapres yang akan lebih menguatkan eksistensi KPK diiringi dengan komitmen pembenahan aparat penegak hukum lainnya.

Selain itu, Hendar menjelaskan, dibutuhkan sosok capres dan cawapres yang komitemen untuk terbuka dalam pengelolaan kekayaan dan keuangan negara, baik pemerintah pusat maupun daerah.

“Dengan mental punish and reward yang tegas, ketika penyelenggara negara tidak mau mempublikasi secara terbuka dan berkala atas pengelolaan kekayaan dan keuangan negara kepada masyarakat”, katanya.

Namun yang disayangkan oleh Suhendarn dirinya tidak melihat semangat ini pada kedua pasang Capres dan Cawapres Prabowo Hatta dan Jokowi Jusuf Kalla.

“Artinya adalah saya pesimis Indonesia tidak akan mengalami perbaikan siapapun yang terpilh nanti”, kata Hendar. (Rin)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 9 + 12 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.