IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Trakindo Resmikan Kantor Baru Di Kawasan BSD City

IndonesiaBicara.com-SERPONG (27/11/13). PT Trakindo Utama meresmikan kantor cabang baru di kawasan Sektor XI, BSD City, Tangerang, tujuan pendirian lokasi baru ini adalah agar dapat secara maksimal mengakomodir pelayanan kepada para pelanggan.

Dalam acara peresmian kantor cabang di Tangerang Selatan, Manajer Umum PT Trakindo Utama Java Division, Johnny Sitepu mengatakan, kepindahan Trakindo ke BSD merupakan yang pertama kalinya setelah 20 tahun menempati lokasi di cabang Jakarta. Hal ini didorong banyak faktor yang sudah tidak lagi mendukung kegiatan bisnis Trakindo seperti lalu lintas yang sudah tidak memungkinkan untuk pendistribusian alat berat, fasilitas yang sudah tidak memadai serta tingkat keamanan yang sudah tidak mendukung.

“Lokasi sebelumnya sudah menjadi lokasi perkantoran dan sudah tidak layak lagi untuk perindustrian,” katanya.

Menurut Jhonny, kantor cabang BSD yang memiliki luas tanah 1,6 hektare dan luas bangunan 8.000 meter persegi ini akan menjadi kantor cabang utama di wilayah Jawa. “Kantor ini akan jadi kantor cabang utama untuk wilayah Jawa,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kantor cabang BSD didirikan dengan mengadopsi konsep Green Office dengan memaksimalkan pencahayaan dari sinar matahari. Selain itu, kantor tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti gudang yang mampu menyimpan 12.000 line item suku cadang, workshop yang memiliki 12 bay untuk unit alat berat dan lokasi untuk komponen mesin ditambah dengan berbagai jenis crane yang mampu menopang mesin sampai dengan 20 ton. “Di kantor ini juga ada area untuk stok unit alat berat, tempat parkir yang luas dan area resepsionis,” katanya.

Sementara itu menjelang tahun 2014 mendatang, PT Trakindo Utama hanya menargetkan penjualan alat berat sebanyak tiga ribu unit. Hal ini dijelaskan Director and Chief Operating Officer PT Trakindo Utama, Ali Alhabsyi.

“Target yang dicanangkan pada tahun 2014, sama dengan tahun ini. Hal itu mengalami penurunan dibandingkan dua tahun sebelumnya, dimana terjadi penurunan penjualan alat berat di seluruh Indonesia. Pada tahun 2012, penjualan alat berat di seluruh Indonesia mencapai 21 ribu. Namun tahun ini hanya mencapai 14 ribu”, terang Ali.

Hal ini dikarenakan, industri pertambangan mengalami penurunan. Maka PT Trakindo Utama pun memberikan target yang tidak terlalu tinggi. Namun, untuk industri dari sektor pertambangan masih memberikan sumbangan terbesar yakni 45 persen. “Pada tahun sebelumnya, sumbangan dari industri pertambangan mencapai 60 persen,” ujarnya.

Sedangkan sektor lainnya yang masih menjanjikan yakni dari konstruksi, perkebunan, power system. Sebab, di beberapa daerah masih besar peluangnya.

“PT Trakindo Utama lebih banyak menjual barang dibandingkan sewa meski oleh para pembeli seperti kontraktor, alat itu disewakan lagi. misalnya saja untuk eksavator, terjual mencapai 40 – 45 persen setiap tahunnya. Dibandingkan sewa, lebih banyak menjual,” pungkas Ali Alhabsyi (Rin).

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 3 + 5 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.