IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Tema Misa Natal di Papua Mengikuti KWI

Pelaksanaan misa malam Natal umat Katolik di Katedral Tiga Raja, Timika-Papua dipimpin oleh Pastor Eduardus Sriyanto, Scy dan Pastor Paulus Driyan Suwandi. Tema yang diusung dalam misa Natal tersebut mengikuti tema Nasional yang telah disepakati persekutuan gereja-gereja di Indonesia, dan Konferensi Waligereja Indonesia.

Pastor  Eduardus Sriyanto, Scy dalam khotbahnya menyampaikan bahwa makna natal yang bisa dibawa ke dalam kehidupan keluarga masing-masing umat, yaitu “Tuhan Yesus mengajarkan sebuah kesederhanaan”. Oleh karenanya, setiap perayaan natal mengundang kita semua untuk menjadi seseorang yang sederhana. 

 “Tuhan Yesus saja yang adalah Allah tidak lahir di tempat yang bagus atau rumah sakit mewah. Tuhan Yesus lahir di kandang domba. Sederhana itu tidak harus compang camping. Sedarhana, tidak harus makan seadanya.,” ucap Pastor Eduardus kepada Jemaat.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Perayaan Natal bukan soal indahnya, bagusnya, bukan soal kerlap kerlip lampu-lampunya. Namun, perayaan natal dengan semiotik kandang Natalnya mengartikan bahwa Tuhan Yesus mengajak kita semua untuk mengerti beberapa hal yang perlu kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam diri sendiri, keluarga ataupun bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 14 + 10 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.