
IndonesiaBicara-Mataram, (12/02/11). Puluhan pemuda dan mahasiswa melakukan aksi solidaritas tabur bunga di depan Kantor Polda NTB sebagai wujud keprihatinan terhadap penangkapan warga Kecamatan Lambu saat melakukan aksi di depan Kantor Camat Lambu tanggal 10 Pebruari lalu.
Menurut peserta aksi, masyarakat Lambu hanya berkeinginan mempertahankan hak-hak mereka untuk menolak perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah mereka, namun Polresta Bima malah melakukan aksi penembakan yang disertai dengan penangkapan.
Polisi seharusnya menjadi pengayom dan pelindung masyarakat ternyata telah berbuat sebaliknya kepada masyarakat. Untuk itu para pengunjuk rasa meminta kepada Kapolda NTB agar segera membebaskan warga Lambu yang ditangkap.
Aksi unjuk rasa yang berlangsung malam hari ini ternyata tidak memiliki izin dan dibubarkan oleh aparat Kepolisian sekitar pukul 20.00 Wita. (Ary)
Tinggalkan Balasan