IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

TAJI Gelar Diskusi Hari Lahir Pancasila

IndonesiaBicara.com-JAKARTA (02/06/14). Dalam memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2014, Taruna Juang Indonesia (TAJI), menggelar diskusi dengan tema “Memaknai Kelahiran Pancasila dalam Misi Selamatkan Indonesia Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, Aman & Damai, Bermartabat, Demokratis, Berperan Aktif dalam perdamaian dunia, serta konsisten melaksanakan Pancasila dan UUD 1945”.

Diskusi yang mengambil tempat di halaman posko Asril Center Perkantoran mitra matraman blok c 7-8, Jl. Matraman Raya No 148 Jakarta Timur ini menghadirkan pembicara diantaranya adalah Pembina TAJI, Mayjen TNI (Purn) Asril Tanjung Sip dan Komandan Bataliyon TAJI, Dody Prasetya Azari SH.

Dalam paparannya Komandan Bataliyon TAJI, Dodi Prasetya Azhari SH menjelaskan tentang TAJI selaku organisasi membangun kepeloporan, pendobrak, pembangunan dengan memahami, menyusun, mengamalkan, mewujudkan Tegaknya kemurnian Pancasila dan UUD 1945 dalam Oprasi Selamatkan Indonesia.

“Pertahanan teritorial tersinergis sistematis terhadap wilayah ekonomi kerakyatan dengan basis jadikan desa sebagai laboratorium senjata pemuda menghadapi liberalisasi berbasis imprialisme yang akan kita hadapi di tahun 2015”, papar Dodi

Menurut Dodi, Pancasila adalah falsafah dan Ideologi negara, pelaksanaan nilai-nilai Pancasila harus dijalankan secara tegas dan konsisten baik dalam kehidupan berbangsa dan berbegara.

“Pancasila akan kuat apabila dibangun dengan menggalang persatuan dan kesatuan, peran aktif generasi muda sangat dibutuhkan untuk membangun kepemimpinan Indonesia, karena Indonesia harus diselamatkan”, ujarnya.

Sementara itu Pembina TAJI, Mayjen TNI (Purn) Asril Tanjung Sip mengatakan saat ini Indonesia tidak lagi dianggap sebagai negara besar dan disegani, tidak dianggap kuat oleh negara-negara internasional.

“Indonesia sebenarnya memiliki segalanya, kekayaan alam yang berlimpah namun proses pengelolaannya yang belum dilaksanakan dengan optimal. Karena kekayaan alam adalah titipan untuk anak cucu kita nanti”, terang Asril.

Asril menambahkan Pancasila telah menyelamatkan Indonesia dan mempersatukan bangsa dari perbedaan suku bangsa dan bahasa.

“Indonesia membutuhkan kepemimpinan nasional yang kuat yang berani menegakkan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, memperkuat hukum dan budi pekerti generasi mudanya”, pungkas Asril (Rin)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 3 + 13 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.