IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Skandal Bank Century, Kegagalan Sistem Pemerintahan

IndonesiaBicara.com-Tangerang Selatan,(22/01/10). Penyelesaian kasus Bank Century, terus menjadi topik hangat setiap aksi unjukrasa, seperti yang dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) UIN Syarif Hidayatullah, Jumat (22/01). Para mahasiswa tersebut menggelar aksi unjukrasa dengan mengangkat isu penyelesaian Bank Century.

Aksi yang digelar di depan Kampus UIN Syarif Hidayatullah Ciputat ini, diikuti sekitar 50 mahasiswa, dipimpin oleh Ali Abdurrahman, Ketua Badan Eksekutif BKLDK UIN Syarif Hidayatullah. Dalam pernyataan sikapnya BKLDK, menyerukan kepada seluruh komponen rakyat untuk segera meninggalkan Pemerintahan ini dan tidak lagi mempercayai perkataan mereka beserta sistemnya sebab hanya berakhir dengan kekecewaan. Perampokan uang rakyat sebesar Rp 6,7 triliun yang dilakukan oleh pejabat negara merupakan bukti bahwa Negara ini tidak peduli dengan nasib rakyat yang sudah sekarat.

Selain itu BKLDK mengajak kepada seluruh komponen rakyat untuk menolak segala bentuk pengaruh asing yang kejam dan ganas. Pemberian bail out kepada sektor swasta merupakan resep standar dari Washington Consensus yang menjadi rumus standar IMF dalam menyelesaikan permasalahan modal swasta, yaitu negara harus menanggung beban pembiayaan dan permodalan bagi sektor swasta yang bangkrut.

Ali Abdurrahman, usai melakukan unjukrasa mengungkapkan bahwa satu-satunya pilihan hidup bagi seluruh rakyat saat ini adalah menghentikan penerapan ekonomi kapitalisme yang mengsengsarakan. “Kita bukan hanya sekedar meminta kasus Bank Century diselesaikan, namun juga meminta agar sistem perekonomian Indonesia diganti dengan sistem ekonomi yang membawa rahmat bagi sekalian alam, yaitu sistem ekonomi Islam, karena jika diibaratkan dengan kebocoran rumah, kita bukan hanya membenahi lantai yang terkena airnya saja, tapi kita harus melakukan renovasi pada pusat bocor yaitu atapnya,” papar Ali.

Ali Abdurrahman berpendapat bahwa sistem sekuler dan rezim korup yang tengah berkuasa memang tidak bisa dipercaya, “Sebagai gantinya harus tegak sistem Islam dengan penguasa yang amanah dan diterapkan secara kaffah oleh seorang Khalifah,” tambahnya.

Selain melakukan orasi pengunjukrasa juga menggelar spanduk dan poster yang bertuliskan antara lain :
Aksi Keprihatinan Nasional Century Gate Sinyal Kematian Kapitalisme, Selamatkan Dengan Islam. Century Gate Bukti Kebobrokan Sistem Kapitalisme.
Bersihkan Indonesia Dari Rezim Korup. (rintho).

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 10 + 8 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.