IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Ratusan Kapal Pesiar Kembali Kunjungi KLU

IndonesiaBicara-Lombok Utara, (26/08/10). Setelah tahun lalu Kabupaten Lombok Utara (KLU) menjadi tuan rumah kunjungan peserta Sail Indonesia dengan jumlah peserta sebayak 160 kapal yacht yang berasal dari 27 negara di kawasan Eropa, kini untuk tahun 2010 peserta Sail Indonesia atau kapal pesiar dari mancanegara tersebut akan kembali berlabuh di Pelabuhan Marina, Medana Tanjung, KLU.

Kedatangan tahap awal peserta Sail Indonesia tersebut sudah di mulai sejak  tanggal 10 Agustus 2010 lalu, namun pemerintah KLU akan melakukan penyambutan secara resmi tanggal 16 September 2010 mendatang. Sekretrais Dinas Perhubungan Pariwisata Komunikasi dan Informatika KLU, Agus Tisno saat di temui wartawan baru-baru ini mengatakan, untuk tahap awal ada sekitar 4 kapal pesiar peserta Sail Indonesia yang akan datang dari total semuanya yang akan berkunjung sebanyak 249 kapal, namun hingga saat ini peserta yang sudah terdaftar dan pasti akan berlabuh di KLU sebanyak 106 kapal yacht.

Menurut Agus, rencana kunjungan peserta Sail Indonesia yang akan tiba secara serentak bulan September mendatang sudah persiapkan dan di komunikasikan dengan semua pihak terkait, baik pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat maupun pelaku wisata lainnya. Bahkan persiapan berbagai kegiatan yang nantinya akan di pertunjukan kepada rombongan peserta Sail Indonesia telah dilakukan, salah satunya ialah kesenian tradisional gendag beleq serta makanan khas suku Sasak yaitu sate ikan Dayan Gunung.

“Tak hanya itu kita juga akan persiapkan 2 masjid untuk memperlihatkan bagaimana perayaan Lebaran Topat atau Hari Raya Idul Adha,“ jelas
Agus.

Ia mengatakan, selain berbagai kegiatan dan atraksi  kesenian lainnya yang nantinya akan dipertunjukan, kawasan obyek wisata yang ada di KLU juga sudah dipersiapkan sebagai daerah kunjungan wisatawaan. Lebih lanjut Agus memaparkan, satu unit kapal peserta Sail Indonesia ditumpangi sebanyak empat orang, dan seluruh peserta nantinya akan berangkat dari perairan Banda, Sulawesi dan juga Kupang-NTT.

“Untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh peserta Sail Indonesia tentu secara langsung akan akan dikoordinir Pemerintah Daerah KLU, termasuk pelaku wisata seperti biro perjalananan, pihak hotel hingga restauran yang ada di KLU. Selain itu nantinya juga pelaku industri kerajinan atau souvenir juga akan dilibatkan sebagai ajang promosi untuk menjual produk yang dihasilkan,“ pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 9 + 15 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.