IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Polres Kota Tangerang Tetapkan Delapan Orang Tersangka

Polresta Kota Tangerang tetapkan tersangka pengeroyokan di Karaoke Locus

IndonesiaBicara.com-TIGARAKSA, (15/05/2013). Jajaran Reskrim Polresta Kota Tangerang, akhirnya berhasil menangkap delapan orang tersangka yang melakukan  pengeroyokan dan kekerasan terhadap Obed Misa, yang terjadi dikawasan Citra Raya, Kabupaten Tangerang, Senin (13/05) tengah malam kemarin. Delapan orang yang ditangkap sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Kota Tangerang.

Kapolresta Kota Tangerang Kombespol Bambang Priyo Andogo mengatakan, delapan orang tersangka ini memiliki peran masing-masing. Seperti  AMN alias Ompong (42) berperan membacok kepala Obed Misa, KI alias Slank (23) berperan menusuk punggung Obed Misa 2 kali, SM alias Ipul (22) memukuli Obed Misa berkali-kali bersama D alias Blong (27), SJ alias Delu (21), Tohani alias Tawil (51) dan Sasmita Wijaya (22), Suhendra alias Jendol (27) berperan mengejar Obed Misa dan melampari kayu ke korban.

Para tersangka dijerat pasal berlapis, dan akan dikenai hukuman hingga 20 tahun lebih karena sudah melakukan perencanaan, penganiayaan hingga menghilangkan nyawa orang lain, jelas Bambang.

Tambah Bambang, penyerang berawal dari ketersingungan kelompok Ompong dengan Thomas sebagai Kepala Keamanan di Karaoke Locus yang beralamat di Ruko Citra Raya Blok K, Kec. Cikupa,  Kab. Tangerang. Dimana kelompok yang merasa pribumi ini meminta free beer kepada pengelola karaoke namun ditolak, karena sebelumnya mereka telah diberikan free room, maka pengelola menolak memberikan free beer kembali.

Sekitar pada pukul pada pukul 23.00 kelompok tersangka bergerak ke Locus yang sebelumnya bergerak ke Bundaran 2 Perumahan Citra Raya dan dilanjutkan dengan melakukan penyerangan kepada kelompok Thomas, kemudian menganiaya Obed Misa yang tertinggal dari rombongan teman-temannya di depan Ruko Jamsostek.

Hingga saat ini  masih ada  delapan orang tersangka lainnya yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) yaitu, Stev alias Arek, Andri alias Belo, Ateng, Aji, Adang, Nurdiansyah alias Bebek,dan Wiman, tutur Bambang.

Para tersangka dapat dijerat pasal berlapis yaitu tindak pidana pembunuhan berencana, pembunuhan, penganiayaan berat, pengeroyokan dan penghasutan yang mengakibatkan meninggalnya Obed Misa sebagai mana dimaksud dalam Pasal 340 KUHP,Pasal 338 KUHP,pasal 351 ayat 3 KUHP,Pasal 170 ayat 3 KUHP,pasal 160 KUHP,Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (Aditya/*)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 12 + 10 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.