IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Perampokan Bersenjata Api Semakin Marak

Indonesiabicara.com – Medan (16/07/12) Perampokan bersenpi kian marak, di wilayah hukum Polsek Delitua, pasalnya Sepentina Br Siahaan (15) pelajar Kelas 1 SMA Negeri 13 Medan, dirampok dua pria pengendara yamaha mio, di Gang Setia Jl Brigjen Katomso Medan, Senin (16/7) sekira pukul 06.00 Wib pagi. Akibatnya korban harus kehilangan sepeda motor Honda supra X 125 BK 2160 UG, setelah salah seorang dari pelaku menodongkan senjata api ke muka korban.

Korban di Mapolsek Delitua menyebutkan, pagi itu, Sepentina baru saja mengantarkan ibunya Darmawati Br Tampubolon ke kawasan pajak simpang limun. Setibanya disana sang ibu pun pergi untuk berbelanja, selanjutnya korban yang baru duduk di bangku kelas 1 SMA hendak pulang ke rumahnya yang berada di Jalan Bajak I No 54 Marendal Medan.

Setibanya di TKP, korban yang tak sadar dengan gerak-gerik kedua pelaku yang sedari tandi membuntutinya, terus saja memacu sepeda motornya, begitu tiba di Gang Setia korban pun dijegat, sambil menodongkan senjata api ke muka korban. Takut dengan ancaman kedua pelaku, korban pun meyerahkan sepada motornya, tak puas begitu saja, palku juga meminta STNKnya yang berada di saku celana korban.

Begitu sepeda motor berpindah tangan, kedua perampok bersenpi ini langsung tancap gas kembali mengarah ke Jalan Brigjen Katamso. Setelah kejadian, korban yang masih syok langsung pulang ke kediamannya dengan berjalan kaki. Setibanya dirumahnya, korban pun menceritakan kejadian yang barusan menimpanya kepada bapaknya.

Mendengar penuturnan anak bungsu dari empat besaudara ini, sang bapak yang bermarga Siahaan langsung menghubungi sang ibu, yang masih berada di pajak Simpang Limun. Selelanjutnya korban bersama kedua orang tunaya mendatangi Mapolsek Patumbak guna melaporkan kejadian yang menimpanya itu. Namun karena TKP berada diwilayah Hukum Polsek Delitua, petugas SPK yang bertugas disana langsung mengarahkan korban membuat pengaduan ke Delitua.

Sepentina saat diwawancarai mengatakan,”aku enggak tau kalau mereka mau ngerampok aku, karena pas dijalan itu, situasinya masih sepi. Begitu mereka memberhentikan aku, yang diboncengan langsung menodongkan pistol warna hitam, tapi aku enggak tau jenisnya pak,” ujar pelajar Kelas 1 ini.

Dikatannya lagi,”pistolnya itu, langsung diarahkannya ke mukaku, jadi aku takut sekali, makanya kuserahkan keretaku, terus mereka minta STNK kereta yang kubawa itu. Yang kuingat ucap perampok itu hanya,”serahkan keretamu,” ujar korban dengan wajah terlihat masih trauma.

Darmawati Br Tampubolon sang ibu yang ikut mendamping korban saat membuat pengaduan mengatakan,”aku berharap pelaku harus ditangkap secepatnya, karena anakku sampai saat ini masih trauma akibat kejadian itu,” ujar Darmawati dengan mata berkaca-kaca.

 Kapolsek Delitua Kompol SP Sinulingga saat dikonfirmasi mengatakan,”kita sudah mendapat info, saat ini masih kita cek ke TKP,” ujar Sinulingga. (Herda)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 6 + 9 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.