IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Pemilu Legislatif 2014, Partisipasi Pemilih Di Tangsel Tinggi

IndonesiaBicara.com-SERPONG (29/04/14). Pelaksanaan Pemilu 2014 lalu dinilai cukup berhasil dalam tingkat partisipasinya yang mencapai 67 – 70 persen. Demikian diungkapkan oleh Kepala Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kota Tangsel Salman Faris saat menjadi pembicara dalam Diskusi Publik dengan tema “Menjaga Kondusifitas Tangerang Selatan, Pasca Pemilu Legislatif 2014”, di Telaga Seafood BSD City Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (29/04).

“Atas nama Pemerintah Kota Tangsel pihaknya mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas partisipasi masyarakat Tangsel sehingga partisipasi pemilih bisa mencapai 67 – 70 persen, hal ini merupakan kerja keras dari penyelenggara maupun aparat keamanan dalam menjaga kondusifitas wilayah Kota Tangsel”, kata Salman Faris

Menurutnya Kota Tangsel sebagai daerah pemekaran baru, baru pertama kali menyelenggarakan Pemilu 2014, dan secara umum bisa dikatakan pelaksanaan Pileg baik sebelum, saat dan pasca Pileg 2014 ini berjalan cukup lancar dan tidak terjadi gejolak dimasyarakat.

“Saya menggarisbawahi dan perlu diantisipasi adalah caleg gagal maupun yang kecewa karena saat ini mulai muncul aliansi caleg yang akan memprotes hasil pemilu. Jumlah caleg yang gagal lebih banyak daripada caleg yang berhasil sehingga protes akan lebih banyak datang dari caleg yang gagal”, terang Salman.

Sementara itu Badrusalam Komisioner KPU Tangsel menjelaskan secara umum proses pelaksanaan pemungutan suara Pileg 2014 di Kota Tangerang Selatan berlangsung aman dan lancar tidak ada kejadian-kejadian yang luar biasa, seperti pembakaran TPS atau lainnya. Sehingga bisa dikatakan prosesnya cukup lancar, hal ini merupakan dukungan dari Pemerintah Kota Tangsel dan juga aparat keamanan.

“Pemilu 2014 berbeda dengan pemilu 2009 yang lalu, dimana Pemilu 2014 ini diperkenankan pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) tetap bisa memperoleh hak suaranya dengan menunjukkan KTP dan dimasukan dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK), namun demikian secara tekhnis adminisitrasi seperti ini belum siap sehingga ada kemungkinan petugas KPPS salah mencatat dan terkesan ada penggelembungan suara”, paparnya.

Badrus menjelaskan KPU Tangsel telah melakukan Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan pada 9 April 2014 lalu dan memang diwarnai dengan protes dari para saksi parpol, namun rapat ini juga berlansung lancar dan aman. KPU Tangsel juga sudah mengikuti Pleno Rekapitulasi ditingkat Prov. Banten dan untuk penghitungan Tangsel tidak ada masalah.

“Namun demikian untuk Rapat Pleno tingkat Nasional, Prov. Banten mendapat rekomendasi dari KPU RI dan Bawaslu RI untuk melakukan pencermatan kembali dalam hal penghitungan jumlah Pemilih, hal ini dikarenakan banyak parpol melakukan protes, sehingga penghitungan suara Prov. Banten di tingkat KPU RI ditunda. KPU Banten akan kembali melakukan Rapat Pleno tingkat KPU RI pada 5 Mei 2014 mendatang”, kata Badrus.

Dalam kesempatan yang sama Abdul Rojak yang juga Sekretaris MUI Tangsel berharap agar masyarakat bisa memiliki kedewasaan dalam berpolitik untuk siap menerima hasil pemilu 2014.

“Bagi partai politik dan calegnya yang merasa tidak puas terhadap hasil pemilu agar mengajukan gugatan kepada Mahkamah Konstitusi dan tidak bersifat kontra produktif yang bisa menganggu stabilitas Tangsel”, terangnya.

Dirinya juga meghimbau kepada masyarakat untuk lebih dewasa dalam menyikapi isu-isu politik yang berkembang, termasuk yang ada di media masa.

“Penyelenggara Pemilu harus bisa bekerja secara maksimal agar peserta Pemilu bisa menerima hasilnya meskipun saat ini mulai muncul ketidakpuasan dari peserta pemilu”, pungkasnya. (Rin)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 12 + 10 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.