Panglima TNI Terapkan “Komsos” Guna Penyelesaian Papua

Dalam jumpa pers di Timika-Papua, Panglima TNI Andika Perkasa mengatakan bahwa pembinaan teritorial yang dikedepankan TNI,  dilakukan dalam bentuk komunikasi sosial dengan masyarakat setempat. Biasanya terkait dengan isu geografis, kondisi masyarakat serta termasuk bagaimana TNI membantu institusi pemegang kewenangan lain untuk menciptkan situasi kondusif.

“Situasi kondusif ini adalah aktivitas masyarakat untuk mendukung pengembangan suatu daerah. Itulah yang kami lakukan termasuk komunikasi sosial (Komsos), itu juga bagian dari pembinaan teritorial.”

Lebih lanjut, Andika Perkasa menyatakan akan mendorong kerjasama antara TNI dengan tokoh adat di daerah demi menciptakan lingkungan yang damai. Salah satu wujud kerjasama untuk menyelesaikan konflik Papua adalah melalui pendekatan yang bersifat teritorial.

“Pendekatan teritorial itu adalah tugas kami sebagai anggota sejak dulu di seluruh wilayah Indonesia. Ini dilakukan karena legalitas kita saat ini dalam keadaan damai,” tambah Panglima TNI. 

Pendekatan TNI tersebut mendapatkan respon positif dari LSM Masyarakat Peduli Perbatasan Indonesia (MPPI) cabang Papua. Koordinator wilayah Papua, Muhammad Irandito, mengatakan bahwa pendekatan militerisme terbukti tidak cocok dengan isu Papua, khususnya didaerah perbatasan Papua. Komunikasi sosial yang dibangun oleh Panglima TNI merupakan sinyalemen positif bagi penyelesaian konflik ditanah Papua.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

What is 9 + 15 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.