IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Minyak Tanah Mulai Langka di KLU

IndonesiaBicara-Lombok Utara, (04/06/10). Kelangkaan minyak tanah sejak beberapa hari lalu mulai dirasakan masyarakat, pasokan minyak tanah untuk Kabupaten Lombok Utara (KLU) tersendat-sendat tanpa ada alasan yang jelas, bahkan jika pasokan minyak tanah datang harga eceran cenderung mahal bahkan naik hingga Rp6 ribu.

Salah seorang warga Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Sugianto, menuturkan saat ini dirinya merasa kesulitan memperoleh minyak tanah dipasaran. Dan jika terdapat minyak tanah maka harganya sangat mahal yakni mencapai Rp6 ribu dari harga semula yaitu Rp3.500 per liter dengan subsidi pemerintah. Jika kondisi ini tetap berlanjut maka usaha masyarakat kecil juga sulit untuk berkembang.

Salah satu agen minyak tanah Kecamatan Tanjung  juga mengaku tidak tahu persoalan yang pasti sehingga pasokan ke KLU sejak beberapa hari lalu mulai langka.

“Kita tidak tahu persis persoalan di tingkat atas, kita tanyakan pada sopir pemasok juga tidak dapat memberikan keterangan yang pasti,“ katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan KLU, Drs Kholidi Kholil, dikonfirmasi  terkait permasalahan ini mengemukakan, bahwa saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Pertamina agar dapat mengadakan operasi pasar di KLU minimal satu bulan. Namun hal tersebut tergantung dari pihak Pertamina untuk merealisasikan permintaan tersebut.

Dikatakannya lebih lanjut, saat ini di KLU belum ada usaha atau pabrik yang membutuhkan konsumsi minyak tanah yang berpotensi mengurangi alokasi untuk masyarakat. (pul)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 7 + 15 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.