IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Laboratorium SMA 6 Di Bobol Maling

Indonesiabicara.com–TIGARAKSA (29/01/2013)  Ruang Labolatorium dan Mulitimedia SMA Negeri 6 Kabupaten Tangerang di Jalan Raya Arya Jaya Santika Nomor 52 Desa Pasir Nangka Kecamatan Tigaraksa dibobol maling. Sebanyak 17 monitor flat merek BenQ raib digasak pelaku. Kerugian diprediksi mencapai Rp17 juta dan  Aksi pencurian ini merupakan ketigakalinya di sekolah tersebut.

Eman ( 37) penjaga sekolah mengaku pada kamis (24/1) sore sekolah dijaga oleh pak Suki. Menurutnya Suki sempat melihat ruang laboratorium komputer untuk mata pelajaran Teknologi Informatika terbuka. Namun, dirinya tidak menyadari jika pintu tersebut sudah dirusak.

“Pak suki sempat melihat pintu itu terbuka, saat itu dia hendak menyalakan lampu di depan ruangan lab komputer sekitar pukul jam 17.30 WIB. Nah, pak Suki ini tidak tahu, dia berpikir mungkin ada yg sedang menservis komputer dan kalaupun terbuka pintu teralis dengan tiga gembok masih terkunci rapat.

Lanjut Eman, aksi pencurian ini baru disadari pada Jumat pagi. Saat aktifitas sekolah hendak dimulai usai libur peringatan hari maulid nabi. Terlihat ruang laboratorium komputer yang acak-acakan. Dari 52 unit komputer sebanyak 17 monitor merek BenQ diantaranya hilang. Pintu teralis dijebol dan tiga gembok dirusak. “Terlihat bekas potongan pada tali yang mengikat kabel ke monitor. Sementara CPU dan satu motor aman tidak dibawa pelaku,” katanya.

Eman yang mendapat tugas jaga sekolah pada Jumat pagi, mengaku jika masalah ini langsung dilaporkan ke pihak guru. Kemudian juga dilaporkan ke aparat kepolisian. “Saya heran teralis dan tiga gembok bisa dirusak pelaku, yang sebelumnya mencongkel pintu hingga rusak. Pintunya kini sedang diperbaiki ke tukang kusen,” ucapnya.

Sementara Humas SMA Negeri 6 Kabupaten Tangerang, Unsa Maulana mengatakan, masalah ini juga sudah disampaikan ke pihak komite sekolah dan Polsek setempat. “Polisi juga sudah datang dan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Diketahui pelaku juga membongkar ruang Labolatorium untuk Multimedia, namun tidak ada yang hilang,” ucapnya.

Ia mengaku jika aksi pencurian ini sudah ketigakalinya terjadi. Pencurian kedua terjadi sekitar tahun 2002. Pihaknya mengaku masalah ini juga sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Kejadian kali ini dinilainya merupakan yang terparah.”Sudah kami sampaikan ke dinas, orang dinas juga sudah lihat ke lokasi. Berdasarkan pendataan ada 17 monitor yang hilang, kerugian sekitar Rp20 jutaan,” terangnya.

Terpisah Kapolsek Tigaraksa Kompol Afroni Sugiarto membenarkan adanya kejadian ini. Pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan. “Kasus ini masih dalam pemeriksaan kami. Mudah-mudahan bisa cepat terungkap,” pungkasnya. (Aditya/*)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 11 + 5 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.