IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Kenaikan Tarif Dasar Listrik Memiliki Pengaruh di Bidang Industri

IndonesiaBicara-Surabaya, (17/09/11). Tepat atau tidaknya rencana kebijakan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) harus dilihat dari 2 unsur penyebabnya, yaitu input dan proses. Demikian disampaikan Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Dr Rudi Purwono, Jumat (16/09).

Unsur input antara lain kenaikan minyak dunia yang mempengaruhi output PLN, namun saat ini harga minyak dunia tidak mengalami trend kenaikan. Unsur yang kedua yaitu proses, apakah PLN sudah efisien atau belum. Jika PLN belum efisien maka harus ditelusuri penyebabnya, sehingga dapat dilakukan pencegahan. Kenaikan TDL mempunyai pengaruh yang cukup besar terutama di bidang industri yang berdampak pada naiknya biaya produksi sehingga menurunkan daya saing.

Rencana kenaikan TDL akan dipahami semua pihak jika PLN sudah melakukan efisiensi yang maksimal antara lain mencegah kebocoran-kebocoran, dan perbaikan pembangkit untuk meningkatkan output. Jika pemerintah terpaksa menaikan TDL, sebaiknya konsumen industri dan rumah tangga golongan atas saja yang dinaikkan. Sedangkan konsumen rumah tangga golongan bawah tidak perlu dinaikkan untuk menerapkan unsur keadilan.

Sedangkan Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jatim, M Said Sutomo berpendapat, Pemerintah dinilai tidak transparan dalam penentuan kenaikan TDL, terutama biaya yang diperlukan untuk pembangkit listrik. Jika biaya tersebut transparan dan bisa dikoreksi, seharusnya tarif TDL tidak perlu naik. PLN seharusnya melakukan efisiensi secara maksimal, sehingga tidak ada selisih sebesar Rp 400 per KWH antara biaya produksi pembangkit listrik dengan harga jual listrik, dan jumlah selisih tersebut harus dicari penyebabnya oleh pemerintah.

Apabila kenaikan TDL diberlakukan, maka sebaiknya tarif pelanggan pra bayar tidak dinaikkan, karena PLN tidak dibebani biaya pencatatan meteran. Saat ini tarif pra bayar lebih tinggi dari tarif pasca bayar. Hal ini yang menyebabkan banyaknya pengaduan konsumen yang diterima YLPK. (AK)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 9 + 12 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.