IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

JPPR Gelar Konpers, Soroti Penyelenggaraan Pemilu 2014

IndonesiaBicara.com-JAKARTA (09/04/14). Pelaksanaan Pemilu 2014 masih meninggalkan permasalahan seperti masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan juga logistik Pemilu, hal ini terungkap dalam Konferensi Pers Publikasi Hasil Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), di Cafe Galeri Taman Ismail Marzuki Jakarta.

Menurut Koordinator Nasional JPPR, M. Afifuddin dalam keterangannya mengatakan bahwa dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif hari ini menerjunkan sekitar 2.000 relawan di 25 titik Provinsi untuk memantau kualitas persiapan, pelaksanaan dan pelanggaran Pemilu 2014 ini.

“Beberapa poin temuan kualitas pemilu oleh JPPR seperti data pemilih dari ribuan TPS hanya 714 TPS yang memasang DPT, seharusnya DPT dipasang disetiap TPS sebagai prosedur penyelenggara pemilu, fungsinya untuk meminimalisir kecurangan”, kata Afifuddin.

Dirinya menambahkan, pemasangan DPT ini juga untuk memberikan kemudahan bagi siapapun yang datang ke TPS untuk mengecek namanya apakah sudah terdaftar atau tidak sehingga dapat diketahui secara terbuka oleh masyarakat luas.

“Logistik dari 1.005 TPS yang dipantau oleh JPPR, sebanyak 245 TPS, di Indonesia mengalami masalah dalam logistik pemungutan suara, seperti yang terjadi di salah satu TPS di Surabaya, kekurangan logistik berupa surat suara DPD”, tambahnya.

JPPR juga menemukan adanya politik uang di 335 TPS. “Politik uang banyak macamnya ada yang berupa uang dan ada berupa jasa, seperti pemilih diberikan uang tunai dan asuransi oleh caleg, itu terjadi menjelang pemungutan suara berlangsung”, jelas Afifuddin.

Dalam kesempatan yang sama Deputi JPPR, Masykur menuturkan secara umum dari TPS yang dipantau sepertiganya bermasalah.

“Masalah yang ditemui, seperti politik uang, data pemilih, praktek kampanye di TPS, dan logistik yang kekurangan atau tertukar serta Politik uang dengan model yang beragam, temuan terbaru kami, ada pemberian asuransi yang itu jelas masuk ke dalam politik uang. Hasil temuan ini akan segera dilaporkan ke Bawaslu untuk segera ditindaklanjuti dan diproses secara hukum”, pungkasnya. (Rif/Rin)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 2 + 3 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.