IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

GMNI : “Indonesia Harus Keluar Dari WTO”

IndonesiaBicara.com-SERPONG (29/11/13). Gelaran Konferensi Organisasi Perdangangan Dunia atau yang biasa disebut World Trade Organization (WTO) terus mendapatkan tentangan. Sebut saja dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tangerang.

Uis Adi Dermawan yang juga Wakil Ketua I Bidang Organisasi GMNI Tangerang menuturkan, hasil kajian Presidium GMNI dan GMNI se-Jabodetabek Banten menyatakan sikap menolak WTO.

“Kami meminta kepada Presiden RI melalui Menteri Perdagangan agar tidak menyepakati serta menandatangi perjanjian-perjanjian di Bali nanti dan kami juga meminta Indonesia keluar dari WTO, karena sudah menyimpang dan sudah bertentangan dengan pasal 33 ayat 1,2,3 dan 4 UUD 1945 serta Asas Pancasila”, terang Aktivis Sekolah Demokrasi Tangerang Selatan ini.

Uis Adi Dermawan menambahkan dalam konferensi ini nantinya akan disepakati 700 perjanjian baru yang akan ditandatangani.

“Perjanjian sangat merugikan Indonesia dan menjadikan Indonesia tidak lagi berdaulat karena Indonesia tidak akan lama lagi dikuasai oleh negara-negara asing, sesungguhnya WTO adalah kepentingan kaum kapitalisme yang harus kita lawan”, ujarnya.

Uis mengingatkan amanah dari Presiden RI Pertama Bung Karno dengan Trisakti-nya.

“Kita harus berdikari dibidang ekonomi, kita harus berdaulat dibidang politik dan kita harus berkepribadian dibidang budaya. Masyarakat harus terus ingat akan gagasan Bung Karno ini”, pungkasnya.

GMNI se-Jabodetabek Banten rencananya hari ini, Jumat (29/11) akan menggelar aksi penolakan Konferensi WTO ke Kantor Kementrian Perdagangan di Jakarta. (Rin)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 13 + 12 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.