IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Gerak Rakyat Anti Korupsi NTB Menuntut Kejati NTB Adili Bupati Dompu

IndonesiaBicara – Mataram (23/10/12) Belasan pemuda dan mahaiswa yang tergabung dalam GERAK (Gerakan Rakyat Anti Korupsi) NTB menggelar aksi unjukrasa di Kantor Kejati NTB menuntut Bupati Kab Dompu ditangkap dan diadili karena terindikasi melakukan tindakan korupsi terhadap uang rakyat.

Aksi yang dikordinatori Sdr Firman merupakan salah satu bentuk dukungan untuk pihak Kejati NTB guna menangkap dan mengadili para koruptor yang sudah menyengsarakan rakyat di Propinsi NTB khususnya H Bambang M Yasin (Bupati Kab Dompu) yang menurut massa aksi terindikasi melakukan tindakan korupsi terhadap uang rakyat dompu.

Dalam aksinya massa membawa spanduk yang bertuliskan “Tangkap dan Adili Bupati Dompu H Bambang M Yasin , Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) NTB”. Tidak hanya itu, untuk mendukung aksinya mereka juga membawa atribut berupa orang-orangan sawah bertuliskan kata-kata  “Tangkap Koruptor”.

Sementara itu, Ketua HMI MPO Cabang  Mataram, Abdul Haris,  mengatakan bahwa di Kabupaten  Dompu ada dana untuk beasiswa bagi mahasiswa,  akan tetapi dana tersebut tidak langsung diberikan oleh Pemerintah Dompu melainkan ditahan dengan alasan tidak jelas.

“ini bukti adanya permainan dan upaya korupsi dana,” Ucapnya.

Ia mengaku bahwa tidak hanya asal bicara saja tetapi memiliki bukti dimana ada dugaan banyak oknum pelindung dan pelayan masyarakat memasukan uang kedalam kantongnya untuk kepentingan sendiri.

Dengan data yang mereka pegang tersebut akan menjadi bahan mereka untuk membuat laporan ke pihak kejaksaan secara kelembagaan sebagai bahan penyelidikan proses hukum.

Hal senada juga dikatakan oleh salah seorang massa aksi,  Suparman,  mengatakan bahwa Yel yel “Hidup Rakyat” kata perlawanan yang hari ini di dengungkan karena tingkat tindakan korupsi merajalela di Indonesia khususnya NTB.

Ditambahkannya tujuan kedatangan mereka ke Kejati NTB menuntut agar Bupati Dompu yang terindikasi kuat melakukan perampokan uang rakyat melalui program pijar segera ditangkap dan diadili, dana yang seharusnya diperuntukkan bagi program tersebut malah dimasukan kedalam rekening pribadinya.

Menurut kordum aksi Firman, mengatakan bahwa kami menuntut kasus korupsi di NTB harus segera dituntaskan, jangan sampai saat pejabat tersebut masih menjabat tidak diapa-apakan namun baru turun menjabat barulah kasusnya diperiksa.

Ia juga mengatakan salah satunya indikasi kasus korupsi bupati dompu adalah dana 1 Millar yang mengalir ke rekening  pribadi. Kasus tersebut sudah dilaporkan kepada pihak Kejati NTB, akan tetapi sampai sekarang belum ada tindakan dari Kejati NTB.

Adapun tuntutan massa aksi yaitu segera tangkap dan adili Bupati Dompu H Bambang M Yasin dan Mendesak Kejati NTB untuk segera menuntaskan sejumlah kasus korupsi di Propinsi NTB, serta segera berlakukan hukum mati buat koruptor.

Menanggapi tuntutan massa aksi, Kasi Penkum dan humas Kejati  NTB, Made Sutara mengatakan bahwa kejaksaan berterima kasih atas dukungan terhadap Kejati NTB dalam pemberantasan kasus korupsi, tetapi sebagai generasi muda Kejati NTB meminta untuk menciptakan suasana yang kondusif dalam menyampaikan aspirasi.

“Jangan sampai ada penyampaian aspirasi dampaknya akan menimbulkan suatu gesekan, itu bukan budaya generasi muda NTB,” terangnya dihadapan massa aksi.

Menurutnya mengenai  program Pijar di Kabupaten  Dompu, pihak Kejati NTB akan melakukan koordinasi dan komunikasi serta pengumpulan data keterangan terkait masalah program pijar di Kabupaten  Dompu.

Setelah  koordinasi dan komunikasi dilakukan maka perkembagannya baru disampaikan.

Massa aksi sebelum membubarkan diri terlebih dahulu membakar boneka berbentuk orang-orangan sawah bertuliskan “Tangkap Koruptor” sebagai simbol perlawanan terhadap korupsi di Propinsi NTB khususnya di Kabupaten  Dompu. (Ary)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 6 + 6 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.