IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

FSPMI Ready Mix Datangi Kantor Disnakertrans Tangsel

IndonesiaBicara.com-SERPONG (17/03/15). Sekitar 50 orang buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT. Siam Cement Group Ready Mix mendatangi Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tangerang Selatan (Tangsel) di BSD Sektor 1.5 Serpong Tangsel.

Para buruh ini menuntut agar Disnakertans Tangsel mendesak kepada manajemen PT. Siam Cement Group Ready Mix untuk menerapkan Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) Tahun 2014 dimana sektor kerja Ready Mix masuk di sektor 1.

Menurut Ketua FSPMI PUK PT. Siam Cement Group Ready Mix Sutanto Serikat Pekerja sudah pernah mengirimkan surat kepada Disnakertrans Tangsel bahwa diperusahaan Ready Mix belum melaksanakan pembayaran UMSK.

“Kami sudah pernah mengadukan kepada Disnakertrans Tangsel perihal belum dibayarkannya UMSK diperusahaan kami, tetapi hingga saat ini belum ada tindakan dari Disnaker”, terang Sutanto.

Dijelaskan Sutanto, saat ini perusahaan masih membayar buruh sesuai UMK Tangerang Selatan 2015 yaitu Rp. 2.730.000, padahal seharusnya perusahaan membayar sesuai UMSK Banten 2015 Rp. 3.139.000.-

“Kami meminta kepada Pengawas Disnakertrans Tangsel untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap manajemen Perusahaan kenapa tidak membayar upah sesuai UMSK”, tambah Ketua DPC FSPMI Tangerang Raya Supriyanto.

Sementara itu Penyidik PNS Disnakertrans Tangsel Tuah Rusli menjelaskan bahwa dirinya sudah menerima Surat dari FSPMI PUK Ready Mix bahwa perusahaan belum melaksanakan UMSK.

“Untuk itu Disnakertrans Tangsel akan melakukan pemeriksaan dan Surat Tugas pemeriksaan sudah dikeluarkan oleh Kepala Disnakertrans Tangsel”, kata Tuah Rusli.

Ditambakannya pengawas Disnakertrans Tangsel akan segera melakukan pemeriksaan dan mengeluarkan Nota Dinas Tentang UMSK kepada Perusahaan PT. Siam Cement Group Ready Mix untuk membayar sesuai UMSK.

Setelah mendengarkan penjelasan dari Pihak Disnakertrans Tangsel, para buruh bersedia menunggu tindakan dari Disnakertrans. Namun jika tidak ada tindakannya maka buruh akan melakukan aksi unjukrasa dengan jumlah yang besar.

“Jika Disnakertrans Tangsel tidak menyelesaikan pengawasan di PT. Siam Cement Group Ready Mix, maka FSPMI PUK PT. Siam Cement Group Ready Mix akan melakukan aksi unjukrasa di Disnakertrans Tangsel”, pungkas Supriyanto. (Rin).

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 4 + 3 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.