IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Bupati Resmikan Gerakan Penyelematan Ibu dan Bayi

Indonesiabicara.com—TANGERANG (16/01/2014)  Govermant Officer Unitet States Agency International Development (USAID) Imanuel dalam program Expending Maternal and Neonatal Survival (EMAS) atau Pencanangan Pelaksanaan Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir mengatakan Kabupaten Tangerang menduduki urutan pertama se-Provinsi Banten dalam tingkat kematian bayi, di Pendopo Kabupaten Tangerang, Kamis (16/1).

 

Imanuel juga mengatakan, hal ini juga menjadi salah satu motivasi, Kabupaten Tangerang dijadikan sebagai sasaran program EMAS oleh USAID. Dalam program ini, kata Imanuel, USAID bekerjasama dengan Kementrian Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang serta Lembaga Kesehatan Budi Kemulyaan Jakarta.

 

“Provinsi Banten ini menduduki urutan ke lima besar tingkat kematian bayi. Untuk Kabupaten Tangerang sendiri menduduki rangking satu se-Provinsi Banten dalam kasus ini. Untuk itu,  Kabupaten Tangerang menjadi salah satu sasaran peluncuran program EMAS, yaitu Pencanangan Pelaksanaan Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir,” ujar Imanuel.

 

“Dalam program hal yang paling Kita tekankan adalah bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan klinis dan tata kelola klinis; meningkatkan system rujukan untuk memastikan pelayanan yang tepat waktu dan berkualitas dalam keadaan darurat; menggunakan teknologi mobile yang inovatif untuk memaksimalkan dampak; serta membangun lingkungan yang mendukung dalam memberikan kualitas perawatan ibu dan bayi baru lahir,” papar Imanuel.

 

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menjelaskan, tingginya jumlah angka kematian bayi di wilayah Kabupaten Tangerang ini dikarenakan jumlah populasi penduduk sangat tinggi. Tingginya jumlah populasi penduduk sendiri dikarenakan wilayah Kabupaten Tangerang merupakan daerah industri, dimana menjadi salah satu tujuan masyarakat urban.

“Tingkat populasi penduduk di Kabupaten Tangerang ini memang sangat tinggi, untuk itu Kita mendapat perhatian yang lebih. Memang ada beberapa wilayah, seperti wilayah pantai utara Kabupaten Tangerang sendiri masih terkendala masalah sanitasi lingkungan, kawasan masih menjadi problem yang harus dipercepat pembangunannya,” katanya.

 

 

“Untuk gerakan yang lebih luas lagi adalah melalui gerakan ibu-ibu PKK, untuk memberikan pembekalan kepada ibu-ibu, terutama pasangan muda yang siap-siap hamil. Ini tentu menjadi gerakan yang membutuhkan banyak elemen, tentunya dengan motto Kabupaten Tangerang satu yim satu semangat dan satu tujuan,” pungkasnya. (Aditya/*)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 11 + 7 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.