IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Bang Yos Silaturahmi Dengan Ulama Se-Banten

IndonesiaBicara.com-SERANG (23/12/2015). Kekayaan negara Indonesia berupa kekayaan alam dan keragaman hayati ?membuat persaingan antar negara dalam memperebutkan sumber energi yang ada untuk meningkatkan perekonomian global. Hal ini dijelaskan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI (Purn) H. Sutiyoso dalam silaturahmi Kepala BIN dengan tokoh ulama, tokoh agama, masyarakat, pemuda dan mahasiswa se-Banten, di gedung PW Nahdlatul Ulama (NU), di Serang, Banten, Rabu (23/12).Menurut Bang Yos panggilan akrab Bang Yos perebutan kepentingan tersebut tidak jarang menimbulkan konflik, seperti yang terjadi fenomena jihad global untuk membentuk negara Daulah seperti yang dilakukan oleh kelompok ISIS.“ISIS adalah teroris global yang telah menyebabkan banyak kerugian. Khususnya di Indonesia, Pemerintah Indonesia telah sepakat untuk mengajak masyarakat menanggulangi fenomena terorisme yang disebarkan oleh ISIS secara bersama-sama. Dengan cara melakukan pemantauan terhadap aktifitas mantan Napi terorisme yang berpotensi dapat kembali melakukan aksi teror”, ucap Bang Yos.

Dalam menghadapi terorisme, menurut Bang Yos pemerintah telah berupaya agar terorisme tidak berkembang di Indonesia, tetapi upaya tersebut tidak akan sukses tanpa adanya peras serta masyarakat, khususnya para Kiai dan ulama yang dapat memberikan pendidikan agama yang utuh kepada keluarga dan kerabat sesuai dengan nilai-nilai Islam.“Dengan melihat bahayanya terorisme bagi kehidupan keluarga dan masyarakat Indonesia, maka pemerintah mengajak para Kiai dan ulama, serta masyarakat untuk bersama-sama membantu mencegah berkembangnya terorisme di Indonesia melalui pemahaman terhadap nilai-nilai Islam yang benar, memadukan kurikulum pesantren dengan kurikulum nasional dan mengembangkan sikap toleransi antar umat beragama”, terangnya. Sementara itu Ketua PWNU Banten K.H. Makmur Masyar menjelaskan bahwa Silaturahmi yang dilakukan Kepala BIN tersebut sangat penting karena mendekatkan tokoh-tokoh masyarakat dan Kiai pesantren kepada jajaran pemerintah, sehingga tokoh masyarakat dan kiai pesantren merasa dianggap keberadaannya dan merasa sangat terhotmat karena telah diundang dalam acara tersebut.

“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan hubungan para kiai dengan unsur pemerintah dalam mewaspadai fenomena terorisme yang terjadi”, kata Makmur Masyar.

Dalam kesempatan yang sama Gubernur Banten Rano Karno mengatakan bahwa situasi kemanan di situasi Banten selalu terjaga dengan sangat baik, tetapi hal tersebut jangan membuat masyarakat menjadi terlena akan adanya potensi-potensi bahaya atau ancaman yang dapat membahayakan masyarakat, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Pusat. Karena ancaman bahaya itu dapat muncul dari mana saja dan waktu yang tidak dapat diprediksi.

“Kunjungan Ka BIN sangat penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat Banten agar lebih faham mengenai kerawanan yang dapat mengancam negara”, ujarnya.

Diakhir kegiatan, Ketua Umum MUI Pusat KH Ma’ruf Amin mengatakan bahwa situasi negara Indonesia masih jauh lebih baik daripada negara-negara Arab yang penuh dengan konflik.

“Kekondusifan di Indonesia harus tetap terjaga karena adanya kerjasama yang baik antara Alim Ulama dengan Pemerintah, sehingga keamanan negara tetap terjaga”, pungkasnya (Rin)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 14 + 3 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.