IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Aksi Unjukrasa SRMI Menuntut Pembangunan, Pemanfaatan dan Pemilikan SDN Gaddong I dan Gaddong II

IndonesiaBicara – Makassar, (6/8/2011). Aksi Unjukrasa terjadi di DPRD Provinsi Sulsel, yang dipimpin oleh Waidah Baharuddin Upa (DPW SRMI/Serikat Rakyat Miskin Indonesia Sulsel) menyerukan kepada Gubernur Sulsel agar mempertanggung jawabkan surat Gubernur Provinsi Sulsel Nomor : 642.2/4670/Pem-um, karena ini sama saja dengan mengkomersialisasikan lembaga pendidikan dan bertentangan UUD Tahun 1945 mengenai mencerdaskan kehidupan bangsa.

Berdasarkan surat Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan No. 642.2/4670/Pem-um perihal pembangunan, pemanfaatan, dan kepemilikan SD Negeri Gaddong I dan Gaddong II, yang isinya mengatakan bahwa surat Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kota Makassar No. 048/495/DTRB/VII/2009, yang menyatakan melarang aktifitas pembangunan pada lokasi SDN Gaddong I dan Gaddong II, dapat segera dicabut kembali sehingga proses pembangunan gedung dimaksud yang dilaksanakan oleh pihak ketiga dapat tetap berjalan.

SRMI Sulsel menyatakan sikap menolak ruislag (tukar guling-Red) SD Negeri Gaddong I dan Gaddong II, serta meminta kepada Gubernur Sulsel membatalkan Surat Gubernur Provinsi Sulsel No. 642.2/4670/Pem-um perihal pembangunan, pemanfaatan dan kepemilikan SD Negeri Gaddong I dan Gaddong II.

Mereka juga meminta kepada Walikota Makassar untuk mencabut IMB dan meminta kepada DPRD Provinsi Sulsel untuk mengalokasikan dana untuk perbaikan SD Negeri Gaddong I dan Gaddong II tanpa melalui proses ruislag. (Ta/Re)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 10 + 11 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.