IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Blang Lancang dan Rancong

IndonesiaBicara-Lhokseumawe, (24/06/10). Sekitar 700 orang massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tergusur (AMaT) Blang Lancang dan Rancong melakukan aksi unjuk rasa dan berlangsung dari pagi hingga sore hari, (23/06). Aksi ini dilakukan untuk terkait penyelesaian pengalihan aset PT Pertamina yang berada di Desa Ujung Pacu Kec Muara Satu Kota Lhokseumawe.

Tuntutan massa ini mengacu kepada janji PT Pertamina dan Pemerintah DI Aceh untuk melakukan pemindahan Gampung Baru (resettlement) ke lokasi strategis lainnya disekitar Kec Muara Dua. Namun hingga kini, realisasi dari janji tersebut belum dilaksanakan oleh Pemerintah dan PT Pertamina.

Sofyan selaku koordinator aksi unjuk rasa mengatakan, Pemerintah Kota Lhokseumawe dan DPRK Kota agar pro aktif memperjuangkan kasus resettlement bagi masyarakat Blang Lancang dan Rancong.

Sempat terjadi aksi dorong antara massa dengan aparat Kepolisian yang mengamankan lokasi aksi unjuk rasa. Namun hingga berakhirnya aksi unjuk rasa, tidak satupun manajemen PT Arun LNG dan perwakilan dari Pemkot Lhokseumawe yang tampak menemui massa. Sebagian massa memilih untuk tetap bertahan dilokasi dengan mendirikan tenda, dan berjanji akan menduduki pabrik PT Arun LNGĀ  jika tuntutan tersebut tidak segera dipenuhi.

Akibat aksi ini, PT Arun LNG telah menghentikan dengan sementara kegiatan operasional pabrik guna menghindari terjadinya aksi anarkis. Pemkot Lhokseumawe sebagaimana yang disampaikan oleh Walikota Kota Lhokseumawe Munir mengatakan tim survei dari PT Pertamina akan segera melakukan survei lokasi. (Hery)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 13 + 13 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.