IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Unjuk Rasa di Kejati Bengkulu Melibatkan Siswa SD dan SMP Bengkulu

IndonesiaBicara – Bengkulu 15 Oktober 2009. Aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi Bengkulu pada 12 Oktober 2009 yang lalu dikoordinir oleh LBH Sekolah Provinsi Bengkulu dengan jumlah masa sekitar 30 orang siswa, dipimpin oleh Roder Nababan, SH sebagai Koordinator Aksi/Direktur Eksekutif LBH Sekolah, Haryanto sebagai Koordinator Lapangan/Direktur LBH Sekolah Provinsi Bengkulu.

Unjuk rasa ini terjadi akibat banyaknya kasus korupsi di Dinas Pendidikan di Provinsi Bengkulu. Dalam keterangannya Roder Nababan, SH mengatakan “Maksud dan tujuan kami datang ke Kejaksaan Tinggi Provinsi Bengkulu ini untuk mendorong penegak hukum Kejaksaan Tinggi Provinsi Bengkulu untuk terus berupaya memberantas korupsi tanpa tebang pilih kepada siapa saja. Hari ini kami memberikan bingkisan parcel kepada Kejaksaan Tinggi Bengkulu karena menurut informasi yang kami terima dari rekan-rekan lembaga lain maupun kalangan masyarakat yang begitu resah dengan adanya penyelewengan anggaran pada bidang pendidikan yang telah dilaporkan kepada pihak berwajib ditangani dengan setengah hati. Obat-obat kuat yang berisi dalam parcel ini adalah symbol dukungan kami kepada para penyidik di Kejaksaan Tinggi Bengkulu agar kuat dalam menyidik masalah korupsi di bidang pendidikan.”

Dari pihak Kejati yang diwakili oleh Kasi Penkum Kejati Bengkulu Santosa, SH, dalam menemui pengunjuk rasa mengatakan, ”Saya tidak akan mengizinkan bapak untuk menemui Kajati Bengkulu, karena bapak memanfaatkan anak-anak SD dan SMP untuk memenuhi keinginan bapak. Saya rasa kurang pas jika bapak mengajak anak-anak ini, seharusnya para guru dan staf yang ada disekolah-sekolah yang datang, tapi inti dari aksi ini akan saya terima dan saya sampaikan kepada Kajati Bengkulu.”

Dalam aksi tersebut memberikan bingkisan parsel kepada Kejati Bengkulu yagn berisi telur bebek, Ekstra Joss, Lipovitan, Benkuat, Kratingdaeng, Hemaviton, Kuku Bima, Pilkita, Parkur Putih, Pasak Bumi, Jamu Esha, Madu Rasa. Sedangkan Anak-anak sekolah yang dibawa dalam aksi merupakan murid SDN 16 Bengkulu, SDN 59 Bengkulu, SMP Negeri 2 Bengkulu, SMP Negeri 9 Bengkulu, dan SMP Negeri 6 Bengkulu. (Irn)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 8 + 11 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.