IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Tuntut Bebas Murni, KBM Unpam Gelar Doa dan Renungan

Jelang Putusan Majelis Hakim KBM Unpam Gelar Renungan

IndonesiaBicara.com-PAMULANG (24/07/13). Jelang pembacaan putusan akhir Majelis Hakim di PN Tangerang, Kamis (25/7), sekitar 50 orang mahasiswa dari Keluarga Besar Mahasiswa Univ. Pamulang (Unpam) menggelar malam renungan dan doa untuk para korban Kekerasan, Arogansi dan Kriminalisasi Aparat Polisi kepada Rakyat dan Mahasiswa.

Aksi yang digelar didepan kampus Unpam Jalan Surya Kencana Pamulang ini diisi dengan pembacaan doa dan juga penyalaan lilin, karena mahasiswa menganggap masih adanya kekerasan yang dilakukan oleh Polisi.

“Dari apa yang menjadi dasar kita melakukan penyampaian aspirasi pada tanggal 18 Oktober 2012 bahwa kita menolak lupa atas apa yang terjadi kepada saudara kita sesama Mahasiswa seperti yang terjadi di Cirebon, Cianjur, Serang, Makassar, Medan, Surabaya dan apa yang dialami oleh Rakyat Indonesia seperti para Petani, Nelayan, Buruh, Guru di Masuji, Bima, Medan, Lampung, Karawang, Tangerang”, kata Humas KBM Unpam, Boma.

KBM Unpam menuntut kepada institusi Kepolisian Republik Indonesia melaksanakan sumpah setianya yang terkandung didalam Tribrata dan Catur Prasetya sehingga aparat kepolisian menjalankan tugas dan kewajibannya seperti apa yang dilakukan oleh Jendral Hoegeng.

“Kesaksian dari kepolisian tidak dapat membuktikan bahwa kelima mahasiswa Unpam melakukan tindak pidana seperti pasal – pasal yang didakwakan seperti pengeroyokan, penghasutan, perbuatan tidak menyenangkan dan melawan aparat”, terangnya.

KBM Unpam menginginkan agar Pengadilan Negeri Tangerang memberikan putusan bebas Murni tanpa syarat kepada kelima Mahasiswa Unpam karena tidak terbukti telah melakukan pasal-pasal yg dituntut oleh JPU.

Malam renungan ini dilakukan dalam rangka penyatuan sikap KBM Unpam dalam menuntut bebas murni pada agenda pembacaan putusan dalam Sidang di PN Tangerang 25 Juli 2013 besok, terhadap rekan mereka yang dituntut 7 Bulan Penjara dalam bentrok antara polisi dengan mahasiswa saat menolak kunjungan Wakapolri kekampus mereka Oktober 2012 lalu (Rin)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 14 + 7 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.