IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Terkait Penutupan Terminal Pondok Cabe, LIRA Banten Somasi DPRD Tangsel

IndonesiaBicara.com-SETU (03/02/2014). Surat yang dikeluarkan oleh DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kepada Walikota Tangsel untuk menutup Terminal Pondok Cabe, mendapat Somasi dari Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Banten.

Hari ini, sejumlah Pengurus LIRA Banten mendatangi Sekretaris Dewan Kota Tangsel dengan menyampaikan surat somasi.

Gubernur LIRA Banten, Guiseppe Kapoyos menjelaskan bahwa Surat dari DPRD kepada Walikota Tangsel terkait “Penutupan Terminal Pondok Cabe” yang ditandatangani oleh Ketua DPRD Bambang Rahmadi, dengan nomor 177/Komisi IV/14, tanpa Sifat dan tanpa Lampiran, tanggal 22 Januari 2014, dicatatakan di Sekwan tanggal 24 Januari 2014, dinilai surat tersebut inkonstitusional.

“Seharusnya jika mengatasnamakan lembaga maka sesuai undang-undang, DPRD Tangsel harus melalui rapat komisi, rapat pembentukan pansus bahkan perlu diparipurnakan mengingat kebijakan tersebut sangat penting dan menyangkut keterlibatan masyarakat banyak”, kata Kapoyos

LIRA menilai Anggota DPRD Tangsel sebagai lembaga yang melahirkan peraturan justru tidak menaati aturan.

“Jika hal ini terus berlangsung maka akan ada pemborosan energi dan biaya yang terbuang sia-sia”, tambahnya.

Hal ini diamini oleh Sekretaris Kota (Sekot) LIRA Kota Tangsel Muhammad Acep.

Acep mengatakan bahwa konsukuensi ditutupnya terminal Pondok Cabe akan berdampak pada beberapa sektor penting bagi kebutuhan masyarakat luas.

“Hal ini tidak pernah dipikirkan oleh DPRD Tangsel. Dan yang paling ironis adalah DPRD tidak memahami Rancangan Pembangunan Daerah serta Tata Ruang Tangsel”, kata Acep.

Acep menambahkan, melalui surat yang dikirim LIRA hari ini ke Sekretaris Dewan Tangsel, merupakan bentuk Somasi untuk DPRD Tangsel yang mengalami Wanprestasi terhadap tugas dan wewenangnya sebagai pimpinan DPRD dalam menjalankan tugasnya.

“Jika Surat ini tidak mendapat respon positif dari DPRD Tangsel maka LIRA akan melakukan aksi dengan jumlah massa yang besar dan membongkar apa yang terjadi selama ini terkait oknum anggota DPRD Tangsel yang bermain diluar tupoksinya”, pungkasnya.

Hadir dalam penyerahan Surat somasi tersebut, diantaranya Gubernur LIRA Banten Guiseppe Kapoyos, Sekda LIRA Banten Suhalimi Ismedi, Walikota LIRA Tangsel Imam Darmadji.

Terminal Pondok Cabe dioperasikan oleh Dinas Perhubungan dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tangsel untuk menampung Perusahaan Bus antar Kota dan Provinsi, untuk menggantikan Terminal Lebak Bulus yang saat ini dihentikan operasinya oleh Pemrov DKI Jakarta. (Rin)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 8 + 4 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.