IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Sukses SEA Games XXVI, Sumsel Bebas Asap 2011

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebakaran Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel, Achmad Taufik.

IndonesiaBicara-Palembang, (04/08/11). Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebakaran Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel, Achmad Taufik menyatakan saat ini terdapat 354 titik api yang tersebar di Sumatera Selatan.

Titik api tersebut mencakup lahan tidur termasuk semak belukar, alang-alang dan lahan gambut kering yang cenderung mudah terbakar pada musim kemarau panjang. Pembukaan lahan dengan pembakaran lahan yang masih menjadi tradisi, karena dianggap cara yang paling mudah dan murah juga menjadi penyebab kebakaran lahan.

Kebakaran hutan dan lahan sangat merugikan dan menimbulkan dampak negatif pada sektor ekonomi, lingkungan, kesehatan, transportasi dan berdampak politis yang besar secara nasional maupun internasional. Sistem Informasi Kebakaran yang saat ini telah dikembangkan mampu memantau hotspot  untuk meningkatkan efektifitas pengendalian kebakaran hutan di Sumsel terutama yang disebabkan kelalaian manusia.

Puncak titik api biasanya akan terjadi pada bulan September. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi bahwa kemarau tahun 2011 ini tidak ekstrim, hal itu bisa dilihat dari grafik yang ada dari data-data yang ada di BMKG. Sampai saat ini yang terjadi adalah masih dalam kategori titik panas dan belum menjadi titik api.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagai koordinator sudah banyak berupaya untuk melakukan pencegahan dengan beberapa instansi seperti Dinas Kehutanan, SAR Palembang, TNI/Polri dan masyarakat untuk menanggulangi masalah titik api ini.

Sementara itu guna menyambut SEA Games XXVI, Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan siap memfasilitasi semua masalah titik api yang ada saat ini untuk menyukseskan acara Sea Games ke- XXVI nanti dengan motto: ”Sukses SEA GAMES XXVI, Sumsel Bebas Asap 2011”

Untuk mengatasi hal ini, telah terbentuk beberapa regu di Daerah Operasi (Daops) Kabupaten MUba, Banyuasin, Ogan Komering Ilir dan Lahat yang berjumlah sekitar 240 orang.

Beberapa Satuan Tugas (Satgas) pada perusahaan perkebunan dan kehutanan yang berjumlah sekitar 1000 orang juga dilibatkan dan disebar di seputaran Bandara SMB II Palembang, Venues Sea Games dan seputaran Kota Palembang dengan radius lebih kurang 20km dengan nama ”Posko Bersama”.

Satgas ini akan disiapkan pada satu bulan menjelang Sea Games dan satu bulan setelah Sea Games. Peran serta dari masyarakat berjumlah sekitar 2500 orang pada 210 regu desa terlatih, saat ini juga dalam kondisi siap jika diperlukan. (GS)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 11 + 5 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.