IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Sosialisasi Pemberian ASI, Kesehatan Berkualitas

Indonesiabicara.com-Deli Serdang (6/10/12) Pemberian ASI adalah pemenuhan hak ibu dan anak karena terbukti meningkatkan kesehatann dan kualitas keduanya. ASI sebagai makanan terbaik ciptaan Tuhan, tidak tergantikan oleh makanan dan miuman yang lain.

Hal itu dikatakan Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho saat membuka Acara Sosialisasi Peraturan Pemerintah No 33 tentang Pemberian ASI Eksklusif di hadapan ratusan mahasiswa Akademi Kebidanan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan dan Sekolah Keperawatan Yayasan Deli Husada di Jalan Besar Deli Tua No.77, Jumat (5/10/12).

Sosialisasi serupa pada hari yang sama juga dilakukan di Akademi Kebidanan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan dan Sekolah Keperawatan Yayasan Medistra Lubuk Pakam.Sutias menghimbau masyarakat untuk mendukung pemberian ASI pada bayi sedini mungkin dan secara eksklusif sampai bayi berusia enam bulan. “Saya sebagai ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung strategi pemberian makan pada bayi dan anak (PMBA) yang dimulai dengan penerapan Insisiasi Menyusui Dini (IMD) yaitu memberi ASI segera saat bayi lahir selama 1-2 jam, serta ASI eksklusif yaitu pemberian ASI tanpa makanan dan minuman lain sampai bayi berusia 6 bulan, kemudian dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI sampai anak berusia dua tahun atau lebih, ” imbuh Sutias.

Untuk mendukung ibu menyusui, pemerintah telah mengeluarkan PP no 33 tahun 2012 tentang pemberian ASI Eksklusif yang bertujuan memenuhi hak bayi dan memberikan perlindungan kepada ibu menyusui. Disamping itu, PP juga bertujuan meningkatkan peran dan dukungan keluarga, masyarakat, pemerintah dalam mensukseskan pemberian ASI eksklusif.Keberhasilan upaya mendukung setiap ibu agar sukses menyusui menurut Sutias akan memberi kontribusi pada peningkatan kualitas SDM di masa yang akan datang.

Oleh sebab itu Sutias menilai sosialisasi pemberian ASI eksklusif bagi tenaga kesehatan sangat penting. Tenaga kesehatan merupakan lini terdepan yang langsung dapat membantu ibu-ibu di masyarakat untuk pemberian ASI ekslusif bagi bayi mereka, sehingga bisa mencetak generasi sehat dan pintar di Sumut.”Sosialisasi penting bagi tenaga kesehatan dalam mengembangkan keilmuan menuju profesionalisme dan standarisasi yang tinggi dalam pelayanan kesehatan serta untuk meningkakan derajat kesehatan masyarakat. terutama untuk kualitas generasi baru yang lebih sehat, sesuai dengan salah satu prinsip dasar dalam pencapaian visi dan misi Gubsu yaitu rakyat tidak sakit,” jelas Sutias. (H3rd4)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 8 + 5 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.