IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Seorang Penggembira Muktamar Meninggal

IndonesiaBicara-Jogjakarta. (03/07/10). Seorang pengembira Muktamar ke-46 se-Abad Muhamadiyah di Yogyakarta dinyatakan meninggal dunia karena kelelahan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Berdasarkan identitas, penggembira tersebut bernama Hj Siti Fatimah Colli (69 th) yang berasal dari rombongan Makassar, Sulawesi Selatan. Petugas Bina Rohani Islam PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Umar Said Prawoto mengatakan, Almarhumah masuk ke Rumah Sakit pada hari Jumat (02/07) di Bangsal IMC (Intermediate Care-red) pada petang hari atau sehabis Mahgrib. Kemudian pada hari Sabtu sekitar pukul 08.40 pagi Hj Siti Fatimah Colli dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Menurut Umar, Almarhum meninggal karena sakit yakni kesadarannya menurun dan juga kelelahan karena faktor usia. Umar mengatkan, sebelumnya Siti Fatimah sehat-sehat bahkan sempat mengikuti gladi kotor di Mandala Krida Yogyakarta.

Jenazah akan langsung diterbangkan ke Makassar sore ini sekitar pukul 15.00 dengan menggunakan pesawat Garuda melalui Bandara Adisucipto Yogyakarta. Menurut keterangan Umar Said, segala keperluan administrasi untuk pemulangan sudah diurus semua termasuk tiket penerbangan. “Rencananya sore ini jenazah akan diberangkatkan melalui bandara Adisucipto dengan pesawat Garuda yang akan transit lebih dulu di Jakarta kemudian langsung menuju Makassar. Semua administrasi untuk pemberangkatan termasuk tiket sudah tersedia,” kata Umar
Said Prawoto.

Rombongan penggembira asal Sulawesi Selatan sebelumnya sudah menjenguk jenazah di Rumah Sakit PKU. Jenazah sendiri didampingi 2 keluarganya yakni keponakannya yang bernama Fatmawati dan Arifiah. Sebelum diterbangkan jenazah sementara disemayamkan di penginapannya yakni di SMK Piri Yogyakarta.

Lebih lanjut, Umar mengatakan, selama di RS PKU Siti Fatimah dirawat oleh dokter spesialis penyakit dalam dr Niarna Lussi. Siti Fatimah Colli lahir di Desa Lampo Tengah, Tanete Riaja, Barru, Sulawesi Selatan pada 19 September 1940. (yan)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Berapa jumlah 14 + 8 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.