IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

SEMANGAT KEPAHLAWANAN JANGAN SAMPAI HILANG

IndonesiaBicara.com-SERPONG (15/11/2017). Semangat kepahlawan harus terus dipupuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk era sekarang ini semangat kepahlawan dapat diterapkan dalam melawan radikalisme maupun terorisme serta berjuang menepis kepentingan kelompok.

Demikian dikatakan Dosen UIN Syarif Hidayatullah, Rumadi Ahmad dalam Seminar Hari Pahlawan dengan tema “Semangat Kepahlawanan di Era Modern Antara Tantangan dan Harapan” yang digelar di Rumah Makan Telaga Seafood, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (15/11/2017).

Menurut Rumadi Indonesia tegak berdiri karena founding fathers mampu menepis ego sektoral.

“Modal toleransi Indonesia masih cukup kuat, Pancasila dan demokrasi masih menjadi modal sosial politik yang kokoh. Untuk itu masyarakat harus mampu berjuang dari ancaman intoleransi dan radikalisme di Indonesia,” ucap Rumadi Ahmad.

Sementara itu Teddy Edward yang merupakan anggota Legiun Veteran Republik Indonesia Kota Tangerang Selatan berpendapat bahwa perjuangan yang harus dilakukan oleh para pemimpin negara saat ini adalah berjuang mensejahterakan rakyatnya dan juga berjuang berantas korupsi.

“Jadi menurut anggota veteran, pemimpin harus berani mencari terobosan-terobosan  untuk mensejahterakan rakyat yang dipimpinnya dan juga harus berani melawan korupsi. Karena Korupsi telah membuat rakyat menderita,” ujarnya.

Dalam seminar yang diselenggarakan oleh Forum Pemuda Lintas Agama (FPLA) Kota Tangsel ini juga hadir sebagai pembicara Pengamat Sosial Dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), KS. Arsana menjelaskan bahwa Kata pahlawan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu phala-wan yang artinya adalah Orang yang dirinya menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi Bangsa dan Negara.

“Semangat kepahlawanan harus terus digelorakan dalam membangun bangsa ini. Jika jaman dahulu para pahlawan berjuang melawan penjajah kolonial, maka dijaman sekarang ini jiwa kepahlawanan harus dapat disalurkan dalam melawan korupsi, terorisme dan radikalisme, narkoba, serta melawan Penyebaran berita bohong atau Hoax,” kata Arsana.

Ditempat yang sama Ketua Pelaksana Kegiatan dari FPLA, Abdul Rojak menjelaskan seminar ini didasari data yang memperlihatkan menurunnya nilai-nilai kepahlawanan dalam masyarakat dan elite politik.

“Untuk meningkatkan semangat kepahlawanan diperlukan usaha bersama salah satunya adalah dengan seminar seperti ini yang dapat membangkitkan kembali arti berjuang mensejahterakan masyarakat,” pungkas Rojak. (Rin)

 

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Berapa jumlah 9 + 14 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.