IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Sarasehan Kebangsaan Menciptakan Pemilih Yang Cerdas

Indonesiabicara.com–PANONGAN (09/03/2014) Pengurus seksi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan (HAAK) yang ada dalam pengurus gereja St.Odilia Citra Raya, Kecamatan Panongan menggelar kegiatan sarasehan kebangsaan dengan mengambil thema “Mengawali Perjalanan Bangsa Dengan Cerdas Menggunakan Hak Pilih” bertempat di Aula lantai tiga gedung Damian, Minggu (9/3).

 

Salah satu pembicara yang merupakanPeneliti dan Pengamat Dewan Pertimbangan Hukum dan HAM, Tommi A Legawa kepada Indonesiabicara.com mengatakan, Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia kita  harus menjadi salah satu pemilih yang cerdas pada saat memberikan hak suaranya kepada salah satu caleg yang kita pilih pada saat pelaksanaan Pileg 9 April mendatang, ujar Tommi.

 

Masyarakat tidak boleh berhenti berpartisipasi dalam Pemilu yang akhirnya hanya akan menjadi bagian dari kelompok Golput, karena sebagai masyarakat Indonesia kita harus membangun dengan cara mensukseskan Pileg dan Pilpres tahun 2014, “Masyarakat berhak menagih janji-janji para caleg yang dikampanyekan pada saat menjelang pencoblosan, karena tugas masyarakat adalah sebagai monitoring apakah janji caleg sudah di jalankan apa belum”, tambah Tommi kepada Indonesiabicara.com.

 

Pembicara lainya yang merupakan Caleg DPRD Prov Banten yang berasal dari Partai PDI-P, Ananta Wahana mengatakan,  Saat ini banyak kencendrungan anggota DPRD Provinsi Banten cenderung diam dalam menyikapi permasalahan kasus korupsi yang dinilai sangat merugikan masyarakat Banten. Masyarakat saat ini harus cerdas dalam memberikan hak suaranya kepada caleg yang benar-benar ingin mengabdi kepada masyarakat, dengan cara mengenal caleg tersebut lebih dekat tidak hanya melihat melalui media cetak ataupun elektronik, jelas Ananta.

 

“Pembangunan di Banten tetap harus berjalan dengan baik, walaupun saat ini permasalahan korupsi di Provinsi Banten sudah menjadi perhatian masyarakat nasional”

 

Melanjutkan Caleg DPR-RI dari Partai Nasdem, Hermawi F Taslim mengatakan, Permasalahan dikriminasi di Indonesia harus dapat dihapuskan sesuai dengan ideologi bangsa Indonesia yaitu Garuda Pancasila yang memberikan kebebasan kepada seluruh masyarakat. Sebagai bagian dari masyarakat kita harus dapat memberikan dukungan secara netral kepada setiap caleg tanpa harus memandang dari kelompok manapun, tandas Taslim. (Aditya/*)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 4 + 13 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.