IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Rumah Pintar Segera Hadir di Lombok Utara

Penandatangan MOU Pemda Lombok Utara Penjabat Bupati, Drs Ridwan Hidayat dengan Dir. E-Bussines Depkominfo Sri Cahaya Khoirani di Aula Bupati disaksikan Kadinas Kominfo Kabupaten Lombok Utara dan Kades Sokong

IndonesiaBicara-Lombok Utara, (23/03/10). Di era globalisasi semua unsur masyarakat dituntut untuk cerdas dalam memanfaatkan teknologi informasi. Hingga saat ini di Kabupaten Lombok Utara (KLU) belum memiliki akses kedunia maya (Internet-red) yang memadai. Hal tersebut karena infrastruktur yang menunjang hal tersebut belum memadai. Tapi melalui Kementrian Kominfo yang belum lama ini melakukan penandatanganan MOU pembangunan rumah pintar kiranya menjadi angin segar untuk menipiskan kesenjangan transformasi Teknologi Informasi ke wilayah masyarakat Dayan Gunung ini.

Bertempat di Aula Bupati KLU Dir. E-Bussines Kementrian Kominfo Sri Cahaya Khoirani berkesempatan menandatangani MOU dengan penjabat Bupati KLU Drs Ridwan Hidayat disaksikan Kadinas Kominfo KLU, Eko Suranto, SH, MH dan Kades Sokong Fajar Martha, SSos, tempat dimana rumah pintar ini rencananya akan dibangun.

Penjabat Bupati KLU dalam sambutannya mengemukakan dengan adanya fasilitas ini diharapkan komunikasi masyarakat KLU dengan dunia luar dapat lebih aktif. “Di masa nanti silaturahmi dapat dilakukan lebih baik lagi,” ujarnya.

Potensi KLU dengan adanya rumah pintar juga akan lebih mendunia. “Lombok Utara memiliki kekayaan alam yang tidak dimiliki daerah lain, antara lain kekayaan Gunung Rinjani dengan Sagara Anakan dan keindahan tiga Gili,” tambahnya.

Disamping itu pihaknya juga menjelaskan jika saat ini KLU merupakan 15 kabupaten kota dari 70 daerah pemekaran yang dinilai berhasil oleh Kementrian Dalam Negeri. Bahkan untuk PNPM KLU merupakan daerah dengan peringkat terbaik tingkat nasional. “Rencananya besok (24/03) kami akan ke Jakarta untuk menerima penghargaan PNPM tersebut,” ungkapnya.

Sedangkan Dir. E-Bussines Kementrian Depkominfo Sri Cahaya Khoirani, dalam pemaparannya menjelaskan pihaknya cuma menginisiasi karena keberlanjutan program rumah pintar ini akan diserahkan ke Pemda. Di masa nanti NTB diharapkan bisa menjadi propinsi cyber.

Pembangunan rumah pintar ini rencananya berlokasi di Desa Sokong yang berjarak sekitar setengah kilo meter dari pusat kabupaten. “Saat ini kami sudah membawa surat lelang pembangunan dan diperkirakan bulan Mei 2010 sudah bisa dilaksanakan peletakan batu pertama. Diharapkan nanti akan bisa dihadiri langsung oleh Dirjen Kominfo Pusat,” tuturnya

Kementrian Kominfo berharap dengan adanya rumah pintar ini perkembangan UKM di KLU dapat lebih pesat dan mendunia. “UKM nanti dapat diajarkan memasarkan barangnya melalui internet sehingga tidak perlu menjual langsung.

Target Kementrian Kominfo pada 2014 mendatang 75% desa diseluruh Indonesia sudah dapat diakses oleh internet. Tentunya pihaknya tetap berharap kerjasama dari Pemda KLU terkait pengadaan lahan, tenaga kerja, listrik dan pemeliharaan fasilitas ini. “Kami akan membantu pengadaan internet gratis hingga akhir 2011, selanjutnya diserahkan kepada Pemda untuk mengelola aset ini,” terangnya. (pul)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 15 + 14 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.