IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Ratusan Buruh PT.Megah Mas Prima di PHK Tanpa Alasan

Indonesiabicara.com—Cikupa (13/02/2013)¬† Sekitar 200 buruh sablon embos merek sepatu Adidas dan Mizuno di PHK massal sejak tanggal 6 hingga 12 Februari 2012. Buruh kontrak PT Megah Mas Prima di Jalan Raya¬† Serang KM 18 Desa Bojong Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang di PHK dengan alasan sepi order.

Mursiti (28) mantan operator embos mengaku, dirinya di PHK sejak tanggal 6 Februari kemarin. Saat itu, dirinya yang tengah bekerja dan mendadak dipanggil manajemen. “Saya diminta menandatangani surat pemberhentian dan ambil gaji. Tapi saya menolak karena kontrak saya masih 2 bulan lagi.

Mursiti yang sudah dikontrak bekerja dipabrik sablon embos sepatu merek adidas selama 1,5 tahun belum juga diangkat menjadi pegawai tetap. Bahkan diberi upah hanya Rp1,5 juta sejak Januari kemarin. “Pada waktu saya di PHK ada sekitar 15 temen saya juga di PHK. Manajemen mengaku tidak ada order sehingga perlu adanya pengurangan pegawai. Padahal orderan masih, tidak ada masalah, bahan baku juga masih banyak,”ungkapnya.

Mirisnya lagi kata dia, sejak tahun 2012 ia hanya diberi gaji Rp1,3 juta tanpa Jamsostek. Sedangkan karyawan tetap Rp1,5 juta dengan Jamsostek, padahal beban kerjanya sama. “Perbedaan status menjadi penentu gaji kami, padahal beban kerja sama. Awalnya kami melamar ke PT Megah Mas Prima dan dikontrak selama 6 bulan. Kami sempat dijanjikan akan diangkat jadi pegawai tetap, tapi setelah habis kontrak dan diperpanjang lagi kami dialihkan ke Yayasan Gema Insan Karya,”tuturnya.

Yayasan tersebut menurutnya hanya akal-akalan perusahaan untuk tidak mengangkatnya dan buruh kontrak lainnya sebagai karyawan tetap dengan perpanjangan waktu kerja. “Buktinya ID card kami masih atas nama perusahaan. Bahkan ambil gaji pun diperusahaan bukan di yayasan,”imbuh wanita yang mengaku sakit hati dengan sikap manajemen dan enggan bekerja kembali di perusahaan tersebut.

Dirinya tidak terima atas perlakuan manajemen yang mem PHK dirinya secara sepihak. “Saya minta hak kerja saya diberikan. Kemudian saya menagih janji manajemen yang tidak memPHK buruh kontrak kalau gaji diberikan Rp1,9 juta, bukan Rp2,2 Juta sesuai UMK tahun ini. Tapi ternyata kami diPHK juga oleh manajemen,”akunya.

Menurutnya, pabrik ini merupakan pabrik yang membuat sablon embos logo sepatu Adidas dan Mizuno. Dalam sehari pabrik ini mampu menyelesaikan pesanan buyer sekitar 1000-2500 sablon embos merek sepatu. Kemudian dikirim ke pabrik-pabrik sepatu besar di Tangerang seperti Panarub.

Sementara Rahmat Koordinator Wilayah Tangerang Serikat Sekar Nusa mengatakan, total buruh diperkirakan 800 orang. Dengan rincian pegawai tetap 300 orang dan kontrak sekitar 500 orang. “Cuma sampai sekarang yang sudah di PHK ada sekitar 200 orang buruh kontrak. Bahkan Informasi yang kami dengar akan ada pengurangan lagi karyawan kontrak dn hanya mempekerjakan karyawan tetap,”terangnya.

Lanjutnya, Karyawan menuntut hak dalam bentuk pembayaran sisa kontrak dan pesangon dan diangkat menjadi karyawan tetap. Rencana karyawan akan bertemu dengan anggota komisi II DPRD untuk melakukan hearing. “Jadi kami akan melaporkan ke DPRD dan Jumat ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tangerang. Sementara alasan pemecatan karena saat ini sepi order dan pengurangan karyawan kontrak. Saat ini karyawan yg di PHK masih menjalani sisa kontrak antara 2-3 bulan,”katanya.

Saat coba dikonfirmasi ke pihak manajemen, Elly salahsatu Supervisor membenarkan adanya pengurangan pegawai. Namun, pihaknya tidak bisa memastikan apakah karena sepi order atau hal lainnya. “Belum ada informasi pasti mas,”ucapnya.

Sementara Rusdi perwakilan PT Megah Mas Prima mengaku manajemen tidak bisa memberikan keterangan terkait masalah ini. “Sementara manajemen tidak bisa memberikan komentar lebih jelas soal pengurangan pegawai ini,”pungkasnya.(Aditya/*)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 10 + 7 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.