IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Raker Forum Koordinasi Pimpinan Daerah se-Sumatera Selatan

Suasana Rapat Kerja Gubernur Sumsel H Alex Nurdin dengan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah se-Sumatera Selatan.

IndonesiaBicara-Palembang, (23/08/11). Bertempat di Hotel Arya Duta Palembang, Jl POM IX Palembang, berlangsung Rapat Koordinasi Gubernur Sumatera Selatan dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sumsel dengan forum koordinasi pimpinan Daerah kabupaten/kota Se-Sumatera Selatan, yang dihadiri oleh 200 orang.

Unsur pimpinan yang hadir diantaranya ialah Gubenur Sumsel, H Alex Nurdin, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI S Widjonarko, Kapolda Sumsel Brigjen (Pol) Didik Mulyana Arief Mansur, Ketua DPRD Sumsel, Wasista Bambang Utoyo, Ketua Kejati Sumsel, M Basri Akib, Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Sumsel, Unsur Muspida Sumsel dan Unsur Muspida Kabupaten/Kota se-Sumsel.

Gubenur Sumsel, H Alex Nurdin, dalam pidatonya mengatakan tujuan dilaksanakan rapat koordinasi ini untuk meningkatkan sinergi Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah dan memperkokoh ketahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menciptakan keamanan dan ketertiban wilayah. Rapat Koordinasi merupakan salah satu ajang silahturahmi sesama Kepala Daerah yang bertujuan untuk penyampaikan beberapa kendala pembangunan dan keamanan di daerah Kabupaten/Kota se-Sumsel.

Pembangunan di Kabupaten/Kota se-Sumsel harus tetap mengacu pada pembangunan nasional, yang mengacu untuk mensejahterakan rakyat Indonesia yang berdasarkan keutuhan NKRI.

Gubernur merupakan wakil Pemerintah Pusat di wilayah propinsi yang memiliki wewenang menjembatani kepentingan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat mengharapkan seluruh kepala daerah di Kabupaten/Kota se-Sumsel dapat menjaga kestabilan kebutuhan pangan terutama beras dan kebutuhan sembako, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1432 H.

H Alex Nurdin juga meminta seluruh unsur pemerintah propinsi dan pemerintah daerah untuk bersama-sama mendukung penyelenggaraan Sea Games di Sumatera Selatan tahun 2012, karena penyelenggaran Sea Games ini bukan tujuan untama tetapi tujuan antara yakni kedepan untuk menarik investor untuk masuk ke Sumsel sehingga kedepan Sumsel dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya serta menjadikan Sumatera Selatan sebagai citra Indonesia di mata Internasional.

Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI S Widjonarko, dalam paparannya mengatakan Kodam II Sriwjaya sangat peduli dan merespon positif terhadap kegiatan Gelar Pasukan Ketupat 2012. Kebersamaan dan kerjasama antar TNI, Polri dan Pemerintah Daerah bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan khususnya di wilayah Sumbagsel terutama dalam menyambut kegiatan tahunan seperti Hari Raya Idhul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah.

Diharapkan keberadaan seluruh unsur yang ada dapat menjamin kenyamanan dan keamanan warga masyarakat, dengan dilakukanya apel bersama ini hendaknya dapat dijadikan sebagai ajang komunikasi agar terjalin kerja sama yang lebih baik dalam rangka mendukung program Pemerintah baik Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat.

Kodam II Swjaya memiliki tugas yakni menegakan kedaulatan Negara, mempertahankan keutuhan NKRI, Pancasila dan UUD 1945, melindungi sengenap dan seluruh tumpah darah Indonesia di wilayah Kodam II Sriwjaya. Indikasi ancaman berdasarkan skla prioritas yakni akasi terorisme, ancaman terhadap VVIP dan Tamu Negara, bencana alamĀ  dan ganguan kamtibmas.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Brigjen (Pol) Dikdik Mulyana Arief Mansur, dalam paparannya mengatakan permasalahan yang menonjol di Sumsel yakni kurangnya peran pemerintah daerah dalam penangulangan sengketa lahan, yang mana saat ini sengketa lahan di Sumsel merupakan kasus tertinggi, untuk itu hal ini harus menjadi perhatian seluruh kepala daerah guna menghindari terjadi kesalah pahaman antar masyarakat yang berakit bentrokan massal

Terhadap sasaran pada Operasi Ketupat tahun 2012 yakni masyarakat yang sedang berbebelanja, masyarakat yang sedang melaksanakan perjalanan mudik, pengamanan tempat-tempat ibadah seperti masjid, pertokoaan, pasar, pemukiman/perumahan, jalan-jalan serta jalur utama untuk mudik melalui darat, udara dan sungai serta arus balik, dan tidak lupa tempat rekreasi.

Operasi Ketupat Tahun 2012 bertujuan untuk menjaga rasa aman dan memberikan bantuan serta pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik melalui jalur Lintas Timur dan Jalur Lintas Tengah Sumatera. Polda Sumsel dan jajaran bersama instansi terkait serta mitra Kamtibmas telah menyiapkan pos-pos, dimana pos pengamanan bertujuan untuk menjaga daerah-daerah rawan kriminal, daerah rawan kecelakaan dan lokasi keramaian seperti stasiun Kereta Api, Terminal, Pelabuhan Laut, Bandara serta Pusat Perbelanjaan.

Ketua DPRD Sumsel, Wasista Bambang Utoyo, dalam mengatakan permasalahan yang banyak menjadi perhatian masyarakat di Sumsel saat ini adalah masalah tapal batas, dalam hal ini perlunya pembahsan antar sesama batas wilayah di Kabupaten/Kota se-sumsel. Permasalahan antar warga, saat ini sering terjadi kesalahpahaman karena kurangnya komunikasi sehingga menimbulkan bentrokan dan perusakan untuk itu perlunya ketegasan dari pemerintah Sumsel terkait banyaknya pengaduan dari masyarakat terhadap jalur lintas yang banyak dilalui oleh mobil batubara dimana hal ini menghambat perjalanan masyarakat.

Perlunya perbaikan infrastruktur jalan yang mana saat ini menjelang Sea Games harus ada monitoring, karena akses jalan menuju Palembang banyak terkendala kemacetan. Perkembangan politik di Sumsel tahun 2012 hanya da terkait Pemilukada di Kabupaten Musi Banyuasin, sementara pada tahun 2012 yakni mulai memanasnya pemilu Gubernur, hal ini perlunya antisipasi dari aparatur ditiap-tiap daerah. (GS)

Rapat Koordinasi Gubernur Sumatera Selatan dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sumsel Dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota

se-Sumatera Selatan

IndonesiaBicara-Palembang, (23/08/11). Bertempat di Hotel Arya Duta Palembang, Jl. POM IX Palembang, berlangsung Rapat Koordinasi Gubernur Sumatera Selatan

dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sumsel dengan forum koordinasi pimpinan Daerah kabupaten/kota Se-Sumatera Selatan, yang dihadiri 200 orang

antara lain, Gubenur Sumsel, H Alex Nurdin, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI S Widjonarko, Kapolda Sumsel Brigjen (Pol) Didik Mulyana Arief Mansur, Ketua DPRD

Sumsel, Wasista Bambang Utoyo, Ketua Kejati Sumsel, M Basri Akib, Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Sumsel, Unsur Muspida Sumsel dan Unsur Muspida

Kabupaten/Kota se-Sumsel.

Gubenur Sumsel, H Alex Nurdin, dalam pidatonya mengatakan tujuan dilaksanakan rapat koordinasi ini untuk meningkatkan sinergi Pemerintah Pusat dengan

Pemerintah Daerah dan memperkokoh ketahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menciptakan keamanan dan ketertiban wilayah. Rapat Koordinasi merupakan

salah satu ajang silahturahmi sesama Kepala Daerah yang bertujuan untuk penyampaikan beberapa kendala pembangunan dan keamanan di daerah Kabupaten/Kota

se-Sumsel. Pembangunan di Kabupaten/Kota se-Sumsel harus tetap mengacu pada pembangunan nasional, yang mengacu untuk mensejahterakan rakyat Indonesia yang

berdasarkan keutuhan NKRI.

Gubernur merupakan wakil Pemerintah Pusat di wilayah propinsi yang memiliki wewenang menjembatani kepentingan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat

mengharapkan seluruh kepala daerah di Kabupaten/Kota se-Sumsel dapat menjaga kestabilan kebutuhan pangan terutama beras dan kebutuhan sembako, terutama

menjelang Hari Raya Idul Fitri 1432 H.

H Alex Nurdin juga meminta seluruh unsur pemerintah propinsi dan pemerintah daerah untuk bersama-sama mendukung penyelenggaraan Sea Games di Sumatera Selatan

tahun 2012, karena penyelenggaran Sea Games ini bukan tujuan untama tetapi tujuan antara yakni kedepan untuk menarik investor untuk masuk ke Sumsel sehingga

kedepan Sumsel dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya serta menjadikan Sumatera Selatan sebagai citra Indonesia di mata Internasional.

Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI S Widjonarko, dalam paparannya mengatakan Kodam II Sriwjaya sangat peduli dan merespon positif terhadap kegiatan Gelar

Pasukan Ketupat 2012. Kebersamaan dan kerjasama antar TNI, Polri dan Pemerintah Daerah bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan khususnya di wilayah

Sumbagsel terutama dalam menyambut kegiatan tahunan seperti Hari Raya Idhul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah.

Diharapkan keberadaan seluruh unsur yang ada dapat menjamin kenyamanan dan keamanan warga masyarakat, dengan dilakukanya apel bersama ini hendaknya dapat

dijadikan sebagai ajang komunikasi agar terjalin kerja sama yang lebih baik dalam rangka mendukung program Pemerintah baik Pemerintah Daerah maupun

Pemerintah Pusat.

Kodam II Swjaya memiliki tugas yakni menegakan kedaulatan Negara, mempertahankan keutuhan NKRI, Pancasila dan UUD 1945, melindungi sengenap dan seluruh

tumpah darah Indonesia di wilayah Kodam II Sriwjaya. Indikasi ancaman berdasarkan skla prioritas yakni akasi terorisme, ancaman terhadap VVIP dan Tamu

Negara, bencana alamĀ  dan ganguan kamtibmas.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Brigjen (Pol) Dikdik Mulyana Arief Mansur, dalam paparannya mengatakan permasalahan yang menonjol di Sumsel yakni kurangnya

peran pemerintah daerah dalam penangulangan sengketa lahan, yang mana saat ini sengketa lahan di Sumsel merupakan kasus tertinggi, untuk itu hal ini harus

menjadi perhatian seluruh kepala daerah guna menghindari terjadi kesalah pahaman antar masyarakat yang berakit bentrokan massal

Terhadap sasaran pada Operasi Ketupat tahun 2012 yakni masyarakat yang sedang berbebelanja, masyarakat yang sedang melaksanakan perjalanan mudik, pengamanan

tempat-tempat ibadah seperti masjid, pertokoaan, pasar, pemukiman/perumahan, jalan-jalan serta jalur utama untuk mudik melalui darat, udara dan sungai serta

arus balik, dan tidak lupa tempat rekreasi.

Operasi Ketupat Tahun 2012 bertujuan untuk menjaga rasa aman dan memberikan bantuan serta pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik melalui

jalur Lintas Timur dan Jalur Lintas Tengah Sumatera. Polda Sumsel dan jajaran bersama instansi terkait serta mitra Kamtibmas telah menyiapkan pos-pos, dimana

pos pengamanan bertujuan untuk menjaga daerah-daerah rawan kriminal, daerah rawan kecelakaan dan lokasi keramaian seperti stasiun Kereta Api, Terminal,

Pelabuhan Laut, Bandara serta Pusat Perbelanjaan.

Ketua DPRD Sumsel, Wasista Bambang Utoyo, dalam mengatakan permasalahan yang banyak menjadi perhatian masyarakat di Sumsel saat ini adalah masalah tapal

batas, dalam hal ini perlunya pembahsan antar sesama batas wilayah di Kabupaten/Kota se-sumsel. Permasalahan antar warga, saat ini sering terjadi

kesalahpahaman karena kurangnya komunikasi sehingga menimbulkan bentrokan dan perusakan untuk itu perlunya ketegasan dari pemerintah Sumsel terkait banyaknya

pengaduan dari masyarakat terhadap jalur lintas yang banyak dilalui oleh mobil batubara dimana hal ini menghambat perjalanan masyarakat.

Perlunya perbaikan infrastruktur jalan yang mana saat ini menjelang Sea Games harus ada monitoring, karena akses jalan menuju Palembang banyak terkendala

kemacetan. Perkembangan politik di Sumsel tahun 2012 hanya da terkait Pemilukada di Kabupaten Musi Banyuasin, sementara pada tahun 2012 yakni mulai

memanasnya pemilu Gubernur, hal ini perlunya antisipasi dari aparatur ditiap-tiap daerah. (GS)

DSC_0042.JPG

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 3 + 10 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.