IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Puncak Titik Api Sumsel Ada di Bulan September

IndonesiaBicara-Palembang, (06/09/11). Puncak Titik Api (Hot Spot) di Wilayah Sumatera Selatan adalah saat sekarang pada bulan September 2011, dan akan terus meningkat secara signifikan.

Jumlah Titik Api tersebut meningkat dari 354 Titik Api pada awal Bulan Agustus 2011 bertambah menjadi 1291 Titik ApiĀ  pada tanggal 31 Agustus 2011.

Dari data terakhir pada tanggal 5 Agustus 2011, jumlah Titik Api sebanyak 590 Titik Api, jumlah tersebut akan berangsur turun mulai akhir bulan September 2011 hingga bulan Oktober 2011 sampai datangnya musim hujan, demikian hal yang disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebakaran Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, Achmad Taufik saat ditemui indonesiabicara.com di kantornya, (06/09).

Hampir semua Kabupaten di wilayah Sumatera Selatan sudah ada Titik Api, tetapi masih bersifat fluktuatif dengan tempat yang berbeda. Akhir-akhir ini sudah ada asap di pagi hari, dan dengan datangnya matahari asap tersebut hilang dengan sendirinya. Untuk menekan jumlah Titik Api di wilayah Sumatera Selatan, nantinya akan diadakan hujan buatan.

Sampai saat ini aktifitas Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, transportasi darat dan transportasi sungai tetap berjalan normal, serta dari Dinas Kesehatan pun belum ada keluhan kesehatan yang dilaporkan masyarakat, tegasnya.

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumatera Selatan menghimbau kepada seluruh masyarakat Sumatera Selatan agar menghindari penggunaan api dalam rangka pembukaan lahan baru, karena bulan September adalah puncak musim kemarau. (GS)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 15 + 9 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.