IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Prediksi LAKSNU Jelang Pemilukada Kota Tangsel

IndonesiaBicara.com-Tangerang Selatan, (08/07/10). Setelah KPUD Tangsel terbentuk dan akan mulai melaksanakan tahapan Pemilukada Tangsel 13 November mendatang, geliat Cawalkot yang akan maju di Pemilikada tersebut juga mulai tampak. Parpol papan tengah yang memiliki masing-masing 2 kursi (PPP, Gerindra, Hanura) di DPRD Tangsel sudah mulai melakukan komunikasi politik dan mengusung ’poros perubahan’. Sementara Demokrat dan PKS yang merasa tanpa harus melakukan koalisi belum terlihat gregetnya.

Meski belum ada satupun pasangan bakal cawalkot yang mendeklarasikan diri, Lembaga Kajian dan Survey Nusantara (Laksnu) mulai melakukan survei terhadap sejumlah bakal cawalkot yang saat ini namannya santer terdengar dimasyarakat. Hasilnya, nama-nama seperti Airin Rachmi Diany, Suwandhi, Arsid serta Muhammad menempati posisi empat teratas untuk hasil survei yang dilakukan Laksnu.

Direktur Laksnu, Gugus Joko Waskito mengatakan, hasil survei yang dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu memang menunjukan nama empat orang tersebut sebagai yang teratas. Survei yang dilakukan secara roundtable discuss di sejumlah wilayah di Kota Tangsel menunjukan popularitas Airin memang sangat dominan. Pasalnya, Airin melakukan pola pencitraan yang masif dengan berusaha merebut simpatik swingvotters. Sedangkan Muhammad dan Arsid memiliki masa pemilih yang sangat fanatik.

Muhammad memiliki basis massa di Ciputat dan Ciputat Timur, sementara Arsid memiliki basis massa di Pamulang serta Setu. Sementara untuk Suwandhi, Cak Gus panggilan akrab Gugus Joko menjelaskan jika adik kandung Wahidin Halim Walikota Tangerang tersebut rata-rata pemilihnya adalah dari kalangan pendidik yang jumlahnya sangat merata. ”Hasil awal hasil survei Laksnu menunjukan seperti itu,” ungkapnya.

Selain ke empat orang tersebut yang menduduki posisi teratas sementara, Cak Gus menegaskan bahwa pertarungan di papan tengah juga tidak kalah menariknya. Di papan tengah misalnya, dia menyebutkan ada nama Iskandar yang merupakan adik kandung Hatta Radjasa, Yayat Sudrajat, Ayi Ruhiyat serta yang belakangan muncul Mischa Moein.

Melihat waktu pelaksanaan Pilkada Tangsel yang sudah semakin dekat, ia memprediksikan bahwa nama-nama yang ada di papan tengah tersebut dinilai cukup berat untuk bisa menaikan angka akseptabilitas maupun elektabilitasnya.

Untuk posisi di papan bawah, Laksnu memprediksikan akan diisi oleh kader Partai Politik yang bisa memunculkan nama internal partai. Menurut dia, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golongan Karya (Golkar) serta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah partai yang berpotensi memunculkan nama cawalkot internal meski peluang mereka untuk menang cukup tipis. ”Kecuali parpol ini hanya menyiapkan nama kadernya sebagai cawali,” tegasnya.

Dikatakan Cak Gus, dari komposisi partai yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangsel, hanya ada 13 parpol yang memiliki kursi di DPRD, selebihnya adalah parpol non parlemen dengan jumlah keseluruhan kurang dari 15 persen dari jumlah pemilih di Tangsel. Artinya, kata dia, jika suara parpol nonparlemen berkoalisi, hal itu belum cukup syarat untuk mengusung Cawalkot/Cawali Tangsel. Dari 13 parpol tersebut, hanya PKS (7 kursi) dan Demokrat (12 kursi) yang bisa mengusung Cawalkot sendiri, sementara parpol lainnya harus berkoalisi untuk mengusung calon.

Untuk Demokrat, diprediksi partai besutan Presiden SBY tersebut memiliki kecenderungan untuk mengusung calon yang memiliki kans menang cukup tinggi dibanding mengusung calon internal partai. Sedangkan untuk PKS memiliki kecenderungan untuk mengusung calon internal partai. Hal itu bisa dilihat dari berbagai Pilkada yang digelar di beberapa daerah dimana PKS selalu mengusung calon internal. ”Jika melihat ideologi partai, PKS, PBB, PPP bisa saja berkoalisi,” tegasnya. (rintho)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 6 + 6 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.