IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Pilpres 2009 Satu Putaran: Fakta Atau Fiksi

IndonesiaBicara-Jakarta, 15 Juni ’09.  Surat Kabar Rakyat Merdeka mengadakan suatu dialog dengan tema
Pilpres 2009 Satu Putaran : Fakta Atau Fiksi dengan mengundang sejumlah praktisi LSM serta tim sukses peserta Pilpres 2009. Tema tersebut terkait dengan pernyataan Partai Demokrat mengenai peluang SBY-Budiono untuk memenangkan Pilpres 2009 dalam satu putaran saja, serta maraknya publikasi hasil survey berbagai lembaga riset mengenai Pilpres 2009.

Dalam dialog yang diadakan di Warung Daun, Cikini Jakarta Pusat tersebut Barkah dari Lingkaran Studi Demokrasi mengatakan bahwa apabila Pilpres 2009 hanya berjalan dalam satu putaran saja, maka Indonesia akan menghemat anggaran sebesar 2.4 Trilyun yang bisa digunakan untuk mensejahterakan rakyat.

Dilain pihak, praktisi Badan Riset Informasi, Johan Silalahi dengan mempertaruhkan kredibilitasnya menyatakan bahwa Pilpres 2009 pasti akan berjalan dalam dua putaran, bahkan dengan melihat elektibilitas SBY-Budiono yang terus menurun, bukan mustahil pasangan tersebut terlempar di putaran awal. Menurutnya, apabila pemilu dipaksakan untuk berjalan hanya dalam satu putaran, itu sama saja dengan mengebiri hak politik rakyat. Eksistensi Lembaga Survey Demokrasi patut dipertanyakan, karena tergantung siapa yang membayar, tambahnya.

Ganjar Pranowo dari Tim Sukses Mega-Prabowo melihat bahwa lembaga surver di Indonesia sudah di titik nadir karena bekerja sesuai pesanan. Pengamat politik FISIP UI Rocky Gerung serta Indra J. Piliang yang mewakili tim sukses JK-Wiranto sependapat dengan hal tersebut dan menilai bahwa terdapat banyak manipulasi terhadap hasil survey yang beredar dan pelaksanaan Pilpres 2009 dalam satu putaran saja merupakan fiksi belaka.

Menanggapi hal tersebut, Ferarry Romawi dari Tim Pemenangan SBY-Budiono mengatakan bahwa Tim SBY-Budiono siap untuk menjalani Pilpres 2009 dalam dua putaran dan mengklarifikasi bahwa pihaknya tidak pernah mengiklankan bahwa Pilpres harus berjalan 1 kali saja. Prinsip dasarnya pilpres secara Konstitusi hanya berlangsung satuputaran. Yang penting siapapun pemenangnya Pemilu dilakukan secara terhormat, tambahnya. (Muti)





Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 4 + 5 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.