IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

PHRI Peduli, Gelontor 400 Paket Bagi Warga Bukit Kauh dan Kangin Manggis

IndonesiaBicara-Amlapura, (20/09/11). Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI) Bali menunjukkan kepeduliannya terhadap keberadaan keluarga kurang mampu di Kabupaten Karangasem. Ini dibuktikan dengan menyalurkan bantuan 400 paket sembako bagi warga masyarakat di dua Banjar Dinas masing-masing Banjar Dinas Bukit Kauh dan Bukit Kangin Desa Tenganan Pageringsingan, Manggis Karangasem.

Warga masyarakat di kedua lokasi tersebut sebelumnya terisolir karena lokasinya terletak pada ketinggian Bukit Kauh dan Bukit Kangin. Namun kini dengan adanya infrastruktur jalan dapat memberikan akses transportasi dalam mengembangkan perekonomian masyarakat.

Bantuan diserahkan Ketua PHRI Bali Cokorda Raka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) kepada Bupati Karangasem I Wayan Geredeg yang lanjut menyerahkan kepada perwakilan masyarakat setempat. Bupati Geredeg mengatakan, sesuai dengan misi kepariwisataan Bali untuk mengembangkan pariwisata ke Bali Timur, diperlukan dukungan kepada masyarakat khususnya dalam memberikan perhatian bagi masyarakat kurang mampu.

Melalui silaturahmi dan kepedulian sosial tersebut PHRI telah menunjukkan apresiasinya terhadap kondisi masyarakat Karangasem yang masih memiliki angka kemiskinan relatif banyak. Kendati sudah berhasil keluar dari predikat tertinggal secara nasional dibarengi menurunkan angka kemiskinan cukup tinggi dari 41.272 KK menjadi 33.179 KK.

Ditambahkan, Karangasem memiliki banyak obyek wisata baik yang sudah dikelola maupun yang masih terpendam seperti wisata alam, wisata adat budaya dan wisata spiritual yang mampu memberikan kontribusi bagi PAD. Untuk pengembangan pariwisata Karangasem berupaya menarik investor, menyiapkan perangkat lunak suprastruktur, promosi dan menjaga stabilitas keamanan.

PHRI diaharap agar memiliki tanggung jawab dan kewajiban menyisihkan keuntungan untuk diberikan kepada masyarakat Karangasem khususnya berupa bingkisan sembako bagi warga Banjar Dinas Bukit Kauh dan Kangin Desa Tenganan Pageringsingan.

Cok Ace selanjutnya mengatakan, PHRI sebagai wahana praktisi pariwisata menyatukan komitmen dan visi sudah selayaknya memberikan perhatian dibidang sosial terutama membantu masyarakat yang kurang beruntung atau kurang mampu. Meski hanya dalam bentuk bingkisan sembako, hendaknya tidak dilihat dari segi nilainya, melainkan niat tulus dan itikad simakrama dengan masyarakat, mengingat partiaipasi masyarakat tidak dapat dilepaskan dari kepariwisataan secara tidak langsung.

Hadir dalam kesempatan tersebut Pengurus PHRI Bali, Kadis Pariwisata Karangasem, Pengurus PHRI Karangasem, Camat Manggis beserta unsur Muspika, Humas Karangasem, dan Perbekel Tenganan Pageringsingan. (*)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 14 + 10 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.