IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Peserta Sail Indonesia Kembali Kunjungi NTT

IndonesiaBicara-Kupang, (27/07/11). Kota Kupang kembali menjadi daerah tujuan pelayaran dalam ajang Sail Indonesia 2011. Dipastikan, Selasa (26/07) ini sebanyak 82 unit  yacht (kapal layar) yang start dari Darwin, Australia, sejak Minggu  (24/07), sudah tiba di Kota Kupang. Jumlah wisatawan yang mengunjungi NTT diperkirakan mencapai 328 orang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTT, Abraham Klakik, dalam jumpa pers di gedung Kantor Disbudpar NTT, Senin (25/07) kemarin, menjelaskan, para peserta akan disambut secara resmi oleh Pemerintah  Propinsi NTT pada Rabu (27/07) besok dan dilanjutkan dengan tur wisata di wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang pada Kamis (28/07).

Selanjutnya, Minggu (31/07) nanti, para peserta Sail Indonesia akan  melanjutkan pelayaran yang dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama akan berlayar menuju Rote, Sabu, Sumba Timur dan Sumba Tengah. Kelompok  kedua mengambil rute Lembata, Sikka dan Ngada. Selanjutnya, dua kelompok itu akan bertemu di Labuan Bajo (Manggarai Barat) pada 31 Agustus 2011  nanti.

“Mereka akan tinggal selama satu bulan sepuluh hari di NTT sehingga akan memberikan dampak positif terhadap pariwisata NTT,” jelas  Abraham didampingi Kabid Destinasi, Th. Lelan.

Bonavantura Rumat, salah satu kepala seksi di Bidang Promosi Disbudpar NTT, menyebutkan kunjungan 328 wisatawan tersebut memberikan keuntungan besar kepada NTT.

Pasalnya, berdasar hitungan matematis, setidaknya pemasukan untuk NTT mencapai Rp 22,5 miliar. Jumlah itu berasal dari biaya bahan bakar minyak (BBM), air untuk kapal, laundry, penjaga sekoci dan konsumsi selama sebulan lebih.

“Kita perkirakan setiap orang itu rata-rata menghabiskan Rp 1 juta per hari di NTT,” sebut Bona kemarin.

Total kapal yang mengikuti ajang Sail Indonesia ini mencapai 109 kapal, namun hanya 82 kapal yang akan menyinggahi NTT. Menurutnya, jumlah kapal tersebut sudah melampaui target di mana sebelumnya diperkirakan hanya berjumlah 78 kapal.

“Di setiap kapal itu ada empat orang, sehingga totalnya mencapai 328 orang. Kita bersyukur karena Kota Kupang atau NTT pada umumnya menjadi pilihan setiap tahun,” tambah Bona.

Dipastikan wisatawan para peserta sail yang berasal dari berbagai negara itu tak hanya menikmati keindahan obyek wisata alam yang ada di Kota Kupang dan sekitarnya, namun bisa menikmati aneka atraksi seni dan  budaya tradisional NTT. Sebab, bersamaan dengan jadwal Sail Indonesia 2011, Pemerintah Provinsi NTT melalui Disbudpar menggelar NTT Expo (Entex) V 2011 yang akan dibuka Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, Selasa (26/07) hari ini di Taman Nostalgia, Jalan El Tari.

Kepala Bidang Promosi Disbudpar NTT, Ubaldus Gogi, mengatakan Entex digelar selama lima hari, yakni 26 hingga 30 Juli 2011. Hingga kemarin, sudah tercatat 42 stand yang dibangun untuk seluruh instansi pemerintahan, BUMD, koperasi/UKM dan masyarakat umum untuk mempromosikan produk-produk lokal NTT. Tak hanya pameran produk, sepanjang ajang tahunan ini digelar, pengunjung akan dimanjakan dengan aneka hiburan bernuansa budaya seperti atraksi musik sasando.

Menurut Ubaldus, pada acara pembukaan hari ini, sebanyak 15 pemain sasando handal NTT akan beraksi untuk menghibur para  pengunjung. Selain itu, selama lima hari berturut-turut, para pengunjung juga dihibur oleh penampilan artis dan seniman NTT melalui parade band.  Tak kurang dari 25 grup band akan tampil menyemarakkan Entex 2011. Dalam ajang ini juga akan digelar aneka perlombaan yang akan melibatkan para pengunjung. Lomba-lomba ini digelar sendiri oleh para peserta Entex  2011.

Dalam acara pembukaan hari ini, Gubernur Frans Lebu Raya juga sekaligus me-launching website pariwisata NTT serta secara resmi meluncurkan NSP (nada sambung pribadi) lagu ‘Komodo’. NSP ini merupakan  kerjasama Disbudpar NTT dan Telkomsel.

“NSP ini terbuka untuk umum. Semua bisa pakai NSP ini. Ini sebagai bentuk promosi komodo yang saat ini sedang bertarung untuk masuk sebagai salah satu tujuh keajaiban  dunia,” kata Ubaldus kemarin.

Kegiatan Entex 2011 ini juga dirangkai dengan ajang Pemilihan Puteri Pariwisata NTT 2011. Saat ini sejumlah peserta sudah mendaftar dan sudah masuk sesi pembekalan.

Grand final Pemilihan Puteri Pariwisata NTT 2011  akan berlangsung Kamis (28/07) nanti di Taman Nostalgia. Nantinya, pemenang ajang ini akan bertarung di tingkat nasional mewakili NTT.

Kepala Bidang Kemitraan Disbudpar NTT, Johni Thedens, mengatakan ajang Pemilihan Puteri Pariwisata NTT 2011 selain bertujuan untuk memilih peserta terbaik yang akan mewakili NTT di tingkat nasional, juga akan menjadi duta dalam promosi NTT di berbagai ajang.

“Jadi tidak hanya akan tampil di tingkat nasional, tapi selanjutnya menjadi duta yang akan terlibat dalam berbagai kegiatan di Pemerintah Provinsi NTT,” kata Johni Thedens.

Selain itu, untuk tahun 2011 ini, ajang Pemilihan Puteri Pariwisata NTT dirangkai dengan pemilihan Duta Laut Sawu. Untuk diketahui, Puteri Pariwisata NTT 2009, Cynthia Dewi Gaina yang mewakili NTT pada ajang Pemilihan Puteri Pariwisata Indonesia 2009 berhasil masuk jajaran 10 besar.

Selanjutnya, NTT kembali mengirim wakilnya, yakni Puteri Pariwisata NTT 2010 atas nama Trianty Ladju. Walau belum berhasil meraih gelar, namun mampu mempromosikan NTT, khususnya mengajak masyarakat Indonesia mendukung komodo menjadi tujuh keajaiban dunia. Oleh karena itu, tahun ini NTT memilih wakil terbaiknya untuk kembali mengikuti ajang tersebut. (AP)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 3 + 5 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.