IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Peredaran Uang Palsu di NTT Semakin Meningkat

IndonesiaBicara-Kupang, (10/09/11). Pimpinan Bank Indonesia-Kupang, Lukdir Gultom mengatakan peredaran uang palsu di Propinsi Nusa Tenggara Timur dalam kurun waktu empat tahun terakhir semakin meningkat. Gultom mengatakan hal ini ditemui usai melaksanakan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah dan penggantian uang rusak, di Aula Hotel Videsi.

Sosialisai diikuti seluruh Bendaharawan disetiap SKPD, lingkup Pemda Rote Ndao, para Guru dan pengusaha. Hadir dalam acara ini Bupati Rote Ndao, Lens Haning, Wakil Bupati Marthen Luther Saek dan para pejabat lainnya.

Lukdir Gultom ditemui usai acara sosialisasi menjelaskan, tujuan dari sosialisasi ini agar Bank Indonesia bisa mendapat peredaran-peredaran uang palsu di Indonesia dan wilayah NTT seluruhnya.

Berdasarkan data yang ada, peredaran uang palsu di NTT semakin meningkat. Jumlah uang palsu yang beredar di wilayah NTT tahun 2008 yang hanya sekitar Rp 1 juta, meningkat hingga Rp 12 juta pada bulan Agustus 2011.

Berdasarkan pengamatan BI, para pengedar uang palsu sepertinya telah melihat daerah NTT sebagai satu lahan baru sebagai tempat beredarnya uang palsu. (AP)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 9 + 4 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.