IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

PERDA MINUMAN BERALKOHOL DIGODOK PANSUS DPRD KABUPATEN TANGERANG

Indonesiabicara.com—TIGARAKSA (18/10/2018) Semakin banyaknya korban meninggal yang diakibatkan oleh minuman alkohol oplosan membuat DPRD kabupten Tangerang membuat Panitia khusus (Pansus) dalam merivisi Perda Nomor 9 Tahun 2008 tentang pelarangan, pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol.
Dalam kesempatan ini, para Pansus pun menggelar prescon kepada awak media agar tersosialisasinya rancangan revisi perda tersebut terhadap masyarakat.

Ketua Pansus tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol, Aditya menurut anggota pansus, bahwa  Perda Nomor 9 Tahun 2008 harus direvisi. Hal tersebut untuk mengendalikan perederan alkohol di Kabupaten Tangerang.
“Dalam revisi ini kami sudah mencanangkan sangsi bagi para pelanggar perda dengan hukum kurungan 6 bulan penjara dan denda 50 juta rupiah,” terangnya di ruang rapat gabungan DPRD, kamis (18/10/2018).
Tak hanya itu, tambah Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang ini lebih menjelaskan kajian yang telah didiskusikan dengan teman-teman pansus, Dinkes, DPMTPSP dan Satpol PP mengenai revisi perda nomor 9 tahun 2008 tersebut.
“Kami pun sudah mengkaji jam dan tempat yang diperbolehkan untuk mengosumsi alkohol,” jelasnya.
Walau tidak bisa melangkah hingga 10 langkah dalam meminimalisir peredaran alkohol oplosan setidaknya ia dan teman-teman sudah selangkah dalam menekan peredaran miras oplosan tersebut. (Adit/*).

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Berapa jumlah 4 + 4 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.