IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Banten

IndonesiaBicara.com-Tigaraksa, (21/12/11). Untuk menjaga jalannya perayaan Natal, Polda Banten mengerahkan 1600 personel kepolisian. Penjagaan difokuskan di gereja di seluruh wilayah Banten.

“Setiap gereja akan dijaga satu regu kepolisian. Regu tersebut bertugas menjaga keamanan dan kenyamanan dalam perayaan Natal,” ungkap Kapolda Banten Brigjen (Pol) Eko Hadi Sutedjo, kemarin (20/12).

Jumlah tersebut, lanjut dia, akan ditambah dengan tim pengamanan dan intel dari Polres di setiap kabupaten/kota. Selain itu, Polda juga akan melibatkan anjing pelacak dan tim gegana.

“Anjing pelacak dan tim gegana dilibatkan dengan tujuan untuk mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan,” ujar Eko.

Menurut Eko, di Banten terdapat 14 titik yang akan dijaga. 14 titik tersebut selain gereja, lokasi keramaian juga menjadi perhatian dalam pengamanan nanti.

“Kita akan gunakan sistem buka tutup. Pusat keramaian juga menjadi perhatian petugas Kepolisian, untuk menciptakan kenyamanan dalam beribadah di perayaan Natal. Sebelum perayaan Natal, petugas Kepolisian akan melakukan melakukan pemeriksaan, di seluruh gereja yang terdapat di Banten,” ujarnya singkat.

Untuk Polresta Tangerang telah mengerahkan 400 personel polisi yang disebar di titik rawan terjadinya gangguan Kamtibmas.

Kapolresta Tangerang Kombes Bambang Priyo, mengatakan, mengawali pengamanan perayaan Natal, Polresta Tangerang telah menggelar razia kendaraan bermotor, terutama mobil box yang dilakukan di beberapa titik daerah perbatasan.

”Meski kesannya menakutkan, namun razia kita lakukan dengan sikap yang manis dan santun. Kami sedapat mungkin menjauhi tindakan arogan,” tegas.

Dia juga telah menginstruksikan kepada polisi agar terus waspada terhadap kemungkinan terjadinya tindak terorisme.

”Agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya aksi terror,” jelasnya.

Dia meminta kepada masyarakat untuk terus mendukung aparat kepolisian dalam upaya menciptakan suasana kondusif di wilayah hukum Kabupaten Tangerang tersebut. Saat ini, kata dia, secara umum tingkat keamanan di wilayah hukumnya cukup dapat dikendalikan.

”Alangkah indahnya bila semua tokoh masyarakat, agama, pemuda ikut menciptakan Kamtibmas yang kondusif,” ajak Bambang seraya mengaku dirinya bakal terjun langsung ke lapangan pada pengamanan, baik pada saat Natal maupun pasca-perayaan malam pergantian tahun.

“Koordinasi tersebut akan diserahkan ke masing-masing Polsek. Selanjutnya, dari koordinasi tersebut akan dicari solusi untuk pengamanan di masing-masing gereja. Salah satunya soal personel yang disiapkan,” ucap Kapolres.

Tidak hanya pengamanan prosesi perayaan Natal, terang Kapolres penjagaan terhadap perumahan yang ditinggalkan para pemiliknya saat libur hari raya umat Kristiani ini pun akan dilakukan.

Salah satunya dengan koordinasi antara petugas keamanan perumahan dan juga warga yang tergabung dalam Pokdar Kamtibnas.

“Termasuk razia rutin kendaraan akan diperketat menghindari kecelakaan ataupun hal lain terkait lalu lintas,” ucapnya (Aditya)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Berapa jumlah 7 + 7 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.