IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Pemilih Pilpres Solok Selatan Hanya 60 Persen

IndonesiaBicara-Muara Labuh, 8 Juli 2009.  Kelancaran proses pilpres di Kabupaten Solok Selatan ternyata tidak diikuti oleh peningkatan partisipasi politik masyarakat setempat. Dimana hanya 60 persen pemilih yang resmi terdaftar dalam DPT menggunakan hak pilihnya. “Berdasarkan pantauan di beberapa TPS, tingkat partisipasi masyarakat hanya mencapai 60 persen.

Dan hanya sebagian kecil TPS yang bisa mencapai 70 persen,” aku Ketua Sosialisasi KPUD Solok Selatan, Mulyadi di Muara Labuh (8/7). Artinya tingkat partisipasi pilpres di Solok Selatan jauh lebih rendah dibanding pemilu legislatif lalu yang mencapai 71 persen.  Menurut Mulyadi, situasi tersebut kemungkinan dikarenakan oleh faktor ekonomi mengingat banyaknya warga Solok Selatan yang bekerja sebagai petani/peladang. “Mungkin mereka memilih ke sawah dibanding mencontreng sebab waktunya hampir bersamaan,” duga Mulyadi. Adapun faktor lainnya adalah banyak warga lebih concern terhadap isu politik lokal semisal pileg maupun pilkada ketimbang pilpres.

Sementara itu anggota Panwaslu Solok Selatan, Abu Hanifah, berpendapat rendahnya partisipasi politik warga Solok Selatan disebabkan masih kurangnya tingkat pendidikan politik masyarakat sendiri. “Dengan hanya 30 persen warga yang melek huruf, jangan-jangan mereka tidak tahu bisa siapa calon presidennya,” kata Abu Hanifah. (ahm)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 8 + 10 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.