IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Pegadaian Tanjung Dirampok, Satpam Disandera dan Dirampas

IndonesiaBicara-Lombok Utara, (21/11/11). Perum Pegadaian Unit Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU) dibobol kawanan rampok, aksi perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 Minggu dini hari. Kawanan rampok berhasil masuk kedalam lobi kasir Pegadaian Tanjung dengan menaiki tembok pagar setinggi sekitar 2,5 meter, setelah sebelumnya sempat menyandera dan memborgol satpam jaga.

Beruntung kawanan rampok yang beraksi dengan senjata api dan senjata tajam itu, tidak berhasil menggondol ratusan kilogram emas didalam ruang brangkas penyimpanan, karena kesulitan membobol brangkas baja itu.

Kapolsek Tanjung, AKP Arif Hidayat saat dihubungi menyatakan berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan Ketut Eko, satpam pegadaian yang menjadi korban penyanderaan menyatakan, malam itu satpam hanya bertugas sendiri, saat melakukan pemantauan disekitar komplek pegadaian, tiba-tiba dari balik tembok berloncatan sekitar tujuh orang sambil menodongkan senjata api dan golok, dan memaksanya berlutut. Ketut Eko akhirnya diborgol dan diikat dibawah tower air belakang kantor.

Setelah mencongkel daun pintu dan memutus kabel CCTV, kawanan rampok menuju ruang brangkas penyimpanan perhiasan gadai. Meski sekitar setengah jam mengobrak-abrik ruangan kantor, kawanan rampok tidak juga berhasil membobol ruang brangkas, hingga akhirnya sekitar pukul 03.30 pagi, mereka keluar dengan tangan hampa. Para perampok kemudian merampas dompet dan handphone milik satpam, kemudian berlalu menggunakan mobil Avanza merah.

Kapolsek Tanjung AKP Arif Hidayat menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap aksi perampokan Pegadaian Tanjung tersebut, termasuk akan mengaitkan gerombolan pelaku dengan aksi perampokan beberapa waktu lalu yang sama dengan di wilayah lain yang mana ada kemiripan dengan kawanan pelaku.

Arif Hidayat juga menghimbau agar masyarakat lebih waspada pasca kejadian perampokan tersebut, sebab meskipun daerah KLU selama ini aman, namun tidak tertutup kemungkinan akan terjadi lagi, seiring dengan perkembangan zaman dan persoalan ekonomi. (Syaif/E)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 14 + 5 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.