IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Pabrik Spon Di Bitung Terbakar, Rugi Milyaran Rupiah

Indonesiabicara.com—BITUNG (04/12/2013) Ditinggal libur karena demo menuntut revisi UMK Kabupaten Tangerang, pabrik sponge sandal PT Bitung Jaya Inti Cemerlang (BJIC) yang berlokasi di Kawasan Industri Bitung Jaya dilalap si jago merah, Rabu (4/12).

Dalam peristiwa ini, ada 2 lokasi kebakaran di tempat yang sama. Informasi yang diperoleh, kejadian pertama di ruang produksi, yaitu sekitar pukul 2:00 WIB. Dan peristiwa ke 2 terjadi sekitar pukul 4:00 WIB, yaitu gudang sponge. Yang diduga dari sumber api lokasi kebakaran pertama.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tangerang yang ikut menjinakkan api, Saiful Hadi menjelaskan, pihaknya datang ke lokasi sekitar pukul 03:00 WIB. Dia juga mengaku dalam proses pemadaman api terkendala air.
“Informasi sumber air sangat minim, sehingga menjadi kendala dalam proses pemadaman. Dan pada sekitar pukul 4:00 WIB ada kebakaran susulan, yaitu di bagian gudang. Yang diduga api berasal dari tempat kejadian pertama. Karena bahan-bahan yang terbakar memang bahan yang budah terbakar,” paparnya.

Dalam proses pemadaman api, Damkar menerjunkan 11 unit mobil pemadam. 3 unit bantuan dari Kota Tangerang dan 8 unit dari Kabupaten Tangerang. “Damkar juga mengerahkan kekuatan 30 orang personil,” tandasnya.

Menurut petugas keamanan PT BJIC Sarwoko yang berjaga di pabrik tersebut, kebakaran akibat meledaknya panel listrik di ruang produksi pabrik yang ditinggalkan karyawannya akibat libur demo penuntutan revisi UMK, Selasa (3/12) lalu.
“Kebakaran disebabkan karena meledaknya panel listrik yang ada di perusahaan tersebut. Karena memang pada hari Selasa kemarin seluruh karyawan diliburkan, sehingga panel pabrik yang biasanya selalu terkontrol oleh karyawan, itu kosong,” ujar Sarwoko, kemarin.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai milyaran rupiah. Karena selain gedung yang ludes dilalap api, banyak mesin pabrik yang rusak akibat terbakar.

Petugas Identivikasi dari Polresta Tangerang Ipda Kodratulah menjelaskan, pihaknya belum bisa menyimpulkan apa penyebab terjadinya kebakaran. Karena kasus tersebut masih ditangani oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslapfor) Mabes Polri.
“Apa penyebab terjadinya kebakaran masih ditangani Puslapfor. Kita tunggu saja nanti hasilnya. Namun, Kami sudah menandai lokasi kebakaran dengan garis polisi (policeline-red),” pungkas Kodratulah di lokasi kejadian.(Aditya/*)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 2 + 11 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.