IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Oknum TNI Dikeroyok, Polantas Berdamai Polisi Berikan Uang Perobatan

Indonesiabicara.com – Belawan (12/07/12), Pengeroyokan yang dilakukan sejumlah petugas Polantas Polres Pelabuhan Belawan terhadap seorang oknum TNI AD dari kesatuan Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur), Kopda Julius secara sah dilakukan perdamaian tertulis di ruangan Wakapolres Pelabuhan Belawan, Rabu (11/7) sekitar pukul 09.00 WIB.

Proses perdamaian dihadiri sejumlah pejabat tinggi terdiri dari Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Robertus Pandiangan didampingi Kasi Propam, Iptu Ilham Harahap dan Wadan Yon Zipur, Mayor Edward Samuel beserta stafnya dengan pemberian uang perobatan diterima oleh Kopda Julius dari pihak kepolisian.

Perdamaian berlangsung dengan menandatangi surat damai yang telah disepakati kedua belah pihak dari kesatuan masing – masing, dengan waktu singkat Polantas yang terlibat pengeroyokan dihadirkan dihadapan Kopda Julius untuk mendengar wejangan dan arahan dari kedua pimpinan mereka. Setelah disepakati kedua pejabat tinggi dan kedua yang bersangkutan menandatangi surat perdamaian.

Usai penandatangnan itu, Kopda Julius menerima uang perobatan dari pihak kepolisian yang diterimanya secara langsung di ruangan Wakapolres disaksikan kedua pimpinan pejabat dari kesatuan masing – masing.

Wadanyon Zipur, Mayor Edward Samuel mengatakan, perdamaian ini untuk menghilangkan rasa perselisihan yang terjadi, kedepannya pihaknya akan membina hubungan baik untuk menjalin silaturahmi dengan pihak kepolisian agar terbina kebersaam sesama aparat negara.”Kita harapkan dengan adanya perdamaian dapat membina silaturhami kedapannya dan akan membangun kerja sama yang baik kedepannya,” kata Edward usai menandatagi surat perdamaian.

Terpisah, Kasi Propam Polres Pelabuhan Belawan, Iptu Ilham Harahap SH yang dikonfirmasi pihaknya sudah melakukan perdamaian secara sah yang tertuang dalam tulisan, walaupun begitu pihaknya tetap memproses secara intern terhadap polisi yang terlibat pengeroyokan. “Karena ini sifatnya bukan laporan, kita tetap memprosesnya secara interen, mereka akan kita kenakan sanksi disiplin, agar kedepannya tidak terjadi lagi hal yang seperti ini,” kata Ilham. (Herda)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 6 + 7 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.