IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Menguatnya Kurs Dollar, APINDO Prihatin

Indonesiabicara.com–TIGARAKSA (1/9/2015) Sejumlah pengusaha di Kabupaten Tangerang yang tergabung dalam APINDO, mengeluhkan dengan semakin menguatnya kurs Dollar terhadap mata uang Rupiah. Tingginya kurs Dollar saat ini dapat dipastikan akan berimbas dengan kenaikan harga bahan baku yang harus impor.

Sekretaris I APINDO Kabupaten Tangerang, Wahyu Zatnika kepada Indonesiabicara.com mengatakan, Saat ini sudah banyak pengusaha yang mengadukan terkait kenaikan kurs Dollar terhadap mata uang Rupiah. Pengusaha harus melakukan efisiensi dalam produksi dengan berbagai cara agar kegiatan produksi dapat tetap berjalan dan tidak gulung tikar.

“Kenaikan kurs Dollar apabila tidak segera di ambil langkah tegas oleh pemerintah akan menyebabkan banyak pengusaha kolaps, dan dikhawatirkan akan terjadi PHK”, ujar Wahyu.

Wahyu Zatnika yang merupakan anggota Dewan Pengupahan Disnakertrans Kabupaten Tangerang melanjutkan, Saat ini dewan pengupahan yang terdiri dari seluruh unsur seperti pengusaha, pemerintah dan buruh sedang melakukan survey pasar terakhir di dalam menentukan angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL), yang selanjutnya akan menjadi penentu penetapan UMK tahunn 2016. kenaikan upah di atas 10 persen jelas akan merugikan pengusaha di tengah lesunya perekonomian saat ini. Menurutnya, banyak industri di Tangerang yang menggunakan bahan baku impor dan dijual secara lokal sangat terpukul dengan penguatan dolar terhadap rupiah.

“Sudah 80% pengusaha dari 200 pengusaha yang terdaftar sebagai anggota APINDO sudah mengeluhkan terkait besaran upah, dan kenaikan pasti ada karena daya beli bertambah namun harus diperhatikan besarannya”, tandas Wahyu. (Adit/*)

 

 

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 10 + 14 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.