IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

Massa FSPMI Mendatangi Istana Menolak Outsourcing

IndonesiaBicara.com – Jakarta (9/10). Sekitar 500 orang massa Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), dipimpin oleh Paris Silitonga menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jl Merdeka Utara Jakarta Pusat, Kamis (8/10).

Massa membawa spanduk yang bertuliskan FSPMI menggugat: hapuskan sistem kerja outsourcing, dan revisi Undang-Undang Jamsostek, Sikap FSPMI : Tolak sistem kerja outsourcing, dan tolak Undang-Undang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Revisi Undang-Undang Jamsostek : sistemnya harus wali amanah, dan jaminan pensiun dan jaminan kesehatan berlaku seumur hidup.

FSPMI DKI Jakarta menyatakan: tolak sistem kerja outsourcing, tolak Undang-Undang KEK (Kawasan Ekonomi Khusus), dan revisi Undang-Undang Jamsostek dan tuntutan yang disampaikan Hapuskan sistem kerja outsourcing dan Revisi Undang-Undang Jamsostek.

Massa mendesak kita menunggu Pemerintahan SBY-Boediono untuk menghentikan praktek outsourcing di Indonesia dan meminta kepada Pemerintahan SBY-Boediono untuk merevisi Undang-Undang Jamsostek, agar buruh segera mendapatkan kepastian tentang jaminan sosial karena praktek outsourcing harus dibumihanguskan dari Indonesia, karena merugikan kaum buruh.

Aksi unjuk rasa berjalan lancar dan massa melanjutkan aksinya ke gedung DPR RI dengan dikawal aparat kepolisian Polda Metro Jaya. (pri)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 12 + 7 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.