IndonesiaBicara - Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia

LIRA Banten : KPU Masih Kurang Sosialisasikan Pemilu 2014

IndonesiaBicara.com-SERPONG (16/01/14). Jelang pelaksanaan Pemilu 2014, April 2014 organisasi kemasyarakatan (Ormas) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Prov. Banten, terus menyoroti kinerja penyelenggara Pemilu yang dianggap masih kurang dalam hal sosialisasi.

Seperti yang diungkapkan oleh Gubernur LIRA Banten dalam Konfrensi Persnya disalahsatu rumah makan di Serpong Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (16/01).

Guiseppe Kapoyos, mengatakan LIRA Banten melihat pelaksanaan Pemilu 2014 tahun ini, masih kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh KPU terkait dengan tata cara pencoblosan.

“Dalam pemilu 2014 nanti masyarakat akan menerima empat kertas suara, sehingga dikhawatirkan akan menjadi kesulitan tersendiri bagi masyarakat kalangan bawah karena kurangnya sosialisasi oleh KPU”, jelasnya.

Dirinya juga berpendapat bahwa tahapan Pemilu mulai terlihat kacau sejak proses pemutakhiran DPT yang amburadul dan beberapakali diplenokan serta adanya pemilih tanpa NIK.

“Permasalahan DPT akan menjadi potensi adanya kecurangan yang dilakukan oleh pihak penyelenggara serta menguntungkan parpol tertentu juga sangat merugikan dan membingungkan masyarakat. Permasalahan ini membuktikan penyelenggara Pemilu belum siap”, ucapnya.

Sementara itu Sekda LIRA Banten, Suhalimi Ismedi dalam kesempatan yang sama juga menyoroti tentang adanya DPT Khusus yang akan diakomodir sampai H-1 Pemilihan.

“DPT Khusus justru akan menimbulkan masalah. Karena akan membuka adanya pemilih siluman yang sudah dikondisikan untuk memilih salahsatu calon atau parpol”, terang Ismedi.

Untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran, lanjut Ismedi,  LIRA akan membentuk Relawan Pemantau Pemilu Independen mulai dari tingkat kelurahan sebanyak 3 orang, dan 3 orang tersebut harus mencari relawan untuk membantu.

“Jika nanti ditemukan adanya pelanggaran atau kecurangan yang dilakukan pihak penyelenggara atau Caleg maka LIRA akan melaporkan kepada pihak yang berwajib untuk diproses secara hukum”, pungkasnya.

Selain Gubernur LIRA Banten, Guiseppe Kapoyos dan Sekda LIRA Banten, Suhalimi Ismedi, Konpers ini juga dihadiri oleh Walikota LIRA Tangsel Imam Darmadji dan Sekot LIRA Tangsel, Muhammad Acep. (Rin)

Tinggalkan Balasan

 

 

 

Anda dapat menggunakan penanda HTML berikut

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What is 8 + 3 ?
Please leave these two fields as-is:
PENTING! Untuk melanjutkan Anda harus menjawab pertanyan di atas.